Makassar – Puluhan warga Perumahan Bukit Cahaya Manggala (BCM) turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (17/6), menuntut janji developer yang dianggap ingkar soal jaminan bebas banjir.
Aksi ini digelar oleh Asosiasi Masyarakat Perumahan BCM (Bukit Cahaya Manggala). Mereka memulai konvoi dari sekretariat, lalu bergerak ke kantor DPRD Kota Makassar di Jalan Pettarani dan berlanjut ke Kantor Bank BTN di Jalan Kajoalalido.
Koordinator lapangan aksi BCM, M. Rosul, menyebut banjir sudah menghantui warga selama lebih dari satu dekade.
“Ini perkara pihak developer dan pihak BTN tidak memberikan solusi kepada warga yang sudah terdampak banjir selama 10 tahun lebih,” ujar Rosul koordinator aksi saat berorasi.
Rosul mengaku warga tidak tinggal diam. Mereka bahkan sempat melakukan mogok bayar, namun tidak digubris.
“Warga sudah melakukan mogok pembayaran, tapi kami hanya terus diberikan janji-janji baik oleh BTN maupun DPRD,” sambungnya.
Aksi mereka siang tadi diterima oleh DPRD Kota Makassar. Menurut Rosul, perwakilan dewan yang menyambut mereka anggota DPRD Makassar, Jufri Pabe.
“Dari DPRD katanya mereka punya solusi untuk menyediakan tanggul, tapi itu jangka panjang. Perencanaannya saja belum ada. Tapi katanya kami akan dicarikan solusi jangka pendek,” jelasnya.
Meski begitu, warga menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan jika masalah ini tak segera ditangani. “Selama masalah ini tidak dituntaskan, kami tidak akan berhenti bersuara,” tutup Rosul.








