Eskalasi Konflik Iran vs Israel-US Meningkat, Pemerintah Pantau Kondisi PMI

banner 300300

Jakarta – Eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya di Iran pasca invasi Amerika Serikat-Israel menjadi pantauan khusus Pemerintah Indonesia terkait nasib Pekerja Migran Indonesi (PMI/TKI).

Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) mengungkapkan terdapat ratusan PMI secara khusus didominasi di ibukota Iran, Teheran.

banner 500350

“Kalau yang di Iran konfirmasinya itu kurang lebih sekitar itu. Kita masih terus mendata ini. Terakhir kurang lebih sekitar seratusan,” ujar Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Jumat (06/3) saat kunjungan kerja di Solo, Jateng.

Adapun upaya yang dilakukan Pemerintah dengan termasuk berkoordinasi dengan lintas kementerian, seperti KJRI dan Kementerian Luar Negeri

“Ya, yang Timur Tengah ini kita pantau terus. Kemarin kita sudah sebar hotline masing-masing KBRI. Kita juga dengan teman-teman Kemenlu terus lakukan koordinasi dengan kawan-kawan penggiat yang ada di luar,” ujar Dzulfikar.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki banyak pekerja yang ditempatkan di beberapa negara dengan jumlah yang besar. Ia berharap kondisi di Timur Tengah segera membaik dan persoalan dapat segera diselesaikan.

Di sisi lain, dia memastikan para pekerja dalam kondisi baik hingga saat ini. Menurutnya, beberapa pekerja bahkan mengungsi di tempat rekan mereka

“Karena di beberapa negara-negara yang penempatan kita tinggi, banyak itu juga lumayan komunitas-komunitas PMI yang terbentuk terus koordinasi kita. Kita berharap eskalasinya cepat menurun, cepat selesai. Tapi jika kemudian eskalasinya semakin meningkat, setiap hari semakin meningkat, ya tentu Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini menjadi penanggung jawab adalah Kemenlu dan kita sebagai kementerian teknis harus bersiap 24 jam,” imbuhnya.

Sejauh ini, belum ada pekerja yang dipulangkan akibat kondisi di Timur Tengah.

“Beberapa belum, tapi dengan kondisi yang masih terus terpantau terus. Syukurnya teman-teman terus berkoordinasi dengan KBRI. Kita cek, nanti kita cek dulu,” beber dia sembari berlalu karena akan melaksanakan kunjungan MBG dan Koperasi Merah Putih di Yogyakarta.

banner 500350

Tinggalkan Balasan