Makassar – Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 25 Agustus dan puncaknya malam lalu, Jum’at (29/8) berimbas ke pembakaran Gedung DPRD Sulsel dan Kota Makassar.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, pukul 21.10 WITA pasca insiden pembakaran khusus di DPRD Makassar, sebanyak 67 kendaraan roda empat mengalami rusak berat.
Selain roda empat, 15 sepeda motor motor juga berakhir menjadi puing besi.
Kondisi terbakarnya Gedung DPRD Makassar hingga menyebar ke seluruh gedung dari lantai 1 sampai lantai 4 juga menelan korban jiwa.
Ada 3 orang dinyatakan meninggal dunia, 4 mengalami luka berat dan 3 orang lainnya luka ringan.
Pemkot juga menyiapkan mobil pemadam kebakaran untuk mencegah api kembali menyala dan Dinas Kesehatan di sekitar Kantor DPRD, Jalan AP Pettarani, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini.
Data Tim Asasmen TRC BPBD Makassar ini sekaligus menjadi data recovery pasca kejadian pembakaran yang diawali unjuk rasa.
Data korban:
3 Meninggal Dunia
– Muhammad Akbar Basri (Abay) Staf Humas DPRD Makassar
– Sarinawati (P) staff DPRD Makassar
– Saiful Akbar (L) Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah
4 Luka Berat
– Agus
– Sahabuddin
– Herianto
– Budi Hariadi
3 Luka Ringan
– Arief
– Satria Pratama
– Agung








