Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pertandingan tenis silaturahim di Lapangan Tenis Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, pada Sabtu (11/7).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi melalui olahraga yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, kebersamaan dan persahabatan.
Partai pembuka menghadirkan pertandingan ekshibisi yang mempertemukan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr. Sila Haholongan Pulungan, yang berpasangan dengan Cakra, staf Kejati Sulsel, melawan Rektor Universitas Hasanuddin sekaligus Ketua PELTI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, yang berpasangan dengan Prof. Andani, dosen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
Pertandingan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Meski dikemas sebagai laga persahabatan, kedua pasangan tetap menampilkan permainan terbaik yang disambut antusias oleh para peserta dan penonton.
Seusai partai pembuka, pertandingan dilanjutkan dengan sejumlah partai persahabatan yang mempertemukan para anggota Tim Tenis Kejati Sulsel dan Tim Tenis Universitas Hasanuddin.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan yang efektif dalam mempererat komunikasi dan membangun kolaborasi antarlembaga.
Melalui tenis, hubungan profesional dapat dikembangkan dalam suasana yang lebih akrab sehingga membuka ruang bagi lahirnya berbagai bentuk kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Sebagai Ketua Pelti Sulsel, Prof. Jamaluddin Jompa juga menegaskan pentingnya membangun ekosistem olahraga tenis melalui kolaborasi lintas institusi.
Kehadiran unsur pimpinan dari Kejati Sulsel dan Universitas Hasanuddin di lapangan menjadi contoh bahwa olahraga bukan hanya sarana menjaga kebugaran, tetapi juga media membangun jejaring, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Sementara itu, kehadiran Kajati Sulsel, Dr. Sila Haholongan Pulungan, mencerminkan komitmen Kejaksaan untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai institusi, termasuk perguruan tinggi, melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan produktif.
Pertandingan tenis silaturahim ini diharapkan menjadi agenda yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Kejati Sulsel dan Universitas Hasanuddin, sekaligus mendukung pembinaan olahraga tenis di Sulsel.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol persahabatan, kebersamaan, dan komitmen kedua institusi untuk terus menjaga silaturahim serta memperkuat kolaborasi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Sulawesi Selatan.









