Danny Pomanto Cuti Penuh Saat Ditetapkan Calon Gubernur, Bos DPI Acungi Jempol Tolak Pakai Fasilitas Negara

banner 300300

Makassar – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, memutuskan untuk cuti selama dua bulan demi persiapan menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024.

“Saya sudah tandatangan untuk cuti,” ungkap Danny pada Senin (2/9). “Mulai 22 September sampai 22 November.”

banner 500350

Awalnya, Danny hanya ingin cuti setiap Kamis dan Jumat. Tapi setelah dipikir-pikir, dia pilih cuti penuh. “Surat edaran baru sebenarnya tidak untuk saya. Tapi supaya aman, saya ambil cuti penuh. Biar nggak pakai fasilitas negara,” jelasnya.

Selama Danny cuti, Penjabat Sementara (Pjs) akan mengambil alih tugas Wali Kota Makassar. “Itu sudah urusan provinsi. Pjs nanti yang gantikan saya sementara. Saya kan cuma cuti, bukan berhenti,” katanya.

Menanggapi itu CEO PT Duta Politika Indonesia (DPI) menilai langkah Danny Pomanto untuk cuti penuh meski aturan membolehkan tetap menjabat adalah langkah yang berani.

“DP (Danny Pomanto) harus jadi contoh bagi calon kepala daerah yang bersih dan ga neko-neko di Pilkada dengan cawe-cawe di Kota Makassar,” ujar bos DPI Dedi Alamsyah kepada bacaonline, Rabu (04/9).

Kendati demikian, keberanian DP dengan tegas menolak fasilitasi negara untuk kampanye dan merebut kemenangan cara-cara begitu harus diikuti oleh loyalis DP di Pemkot Makassar.

“Keberanian DP menolak fasilitas negara, tentu harus diiringi dengan keberanian aparatur negara yang pernah menjadi anak buah DP di Pemkot,” pungkasnya.

Di Pilgub Sulsel nanti, Danny akan maju bersama Azhar Arsyad mereka pakai slogan DIA Save Sulsel, melawan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dengan slogan Andalan Hati.

banner 500350

Tinggalkan Balasan