Analisis Pakar soal ‘Tiket’ Nasdem di Sulsel Tak Kunjung Terbit saat DPP Lancar ke Pilgub Lain

banner 300300

Makassar – Pakar politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof Sukri Tamma menilai DPP Nasdem masih hati-hati dalam menentukan pilihan di Pilgub Sulsel 27 November mendatang.

Prof Sukri menilai golden tiket justru membuat beban bagi Nasdem sebagai pemenang Pemilu 2024 ketika usungan di Pilgub kalah.

“Terkait (rekomandasi), ada hal yang masih belum selesai atau masih ada hal yang diperhitungkan dan dicermati,” kata Sukri kepada bacaonline, Jumat (28/6).

Kendati belakangan figur-figur calon Gubernur Sulsel mulai mengerucut, analisa internal Nasdem diyakini panjang dan penuh pencermatan.

Diketahui saat ini beberapa calon yang digadang-gadang maju seperti, eks Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sang adik Mentan Andi Amran Sulaiman.

Andi Sudirman Sulaiman melalui pleno DPW Nasdem Sulsel di Markas DPW Nasdem Sulsel beberapa waktu lalu diumumkan diusung Nasdem berpasangan dengan Fatmawati.

Fatmawati Rusdi Masse adalah Istri Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse.

Calon lain, mantan Wali Kota Makassar dua periode,Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Aras (AIA) dan Wali Kota Makassar saat ini Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto).

“Nasdem punya golden tiket artinya mampu mengusung tanpa koalisi, sehingga tentu siapapun didukung tidak perlu kerja keras untuk mencukupi (Parpol), itu mereka hati-hati dalam menentukan pilihan,” tambah Sukri.

Sebelumnya diberitakan, DPP Nasdem menerbitkan surat rekomendasi untuk Pilgub Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rekomendasi diberikan ke Zulkieflimansyah sebagai bacagub Nasdem untuk NTB.

Pemberian surat rekomendasi diserahkan langsung Sekjen Nasdem Hermawi Taslim disaksikan Wasekjen Jakfar Sidik dan Ketua DPP Nasdem Ivanhoe Semen.

“Sore ini alhamdulillah menerima rekomendasi dari DPP Nasdem untuk Pilkada NTB 2024. Alhamdulillah,” kata Zulkieflimansyah, Rabu (26/6) kemarin.

Zulkieflimansyah merupakan petahana Gubernur NTB. Zulkiefli Gubernur NTB masa bakti 2018-2023.

banner 500350

Tinggalkan Balasan

Baca Juga