Jakarta – Beredarnya foto salim Menteri Agama Republik Indonesia Prof Dr H Nasaruddin Umar ke Paus adalah dinilai sikap saling menghargai dan toleran.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua PWNU Sulsel yang juga merupakan Ketua Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah Dr Bunyamin Yafid Lc menanggapi foto salim tersebut.
Bahkan, dia menilai, sosok Prof Nasaruddin Umar sebagai teladan dan guru spiritual yang pemaaf.
Bunyamin mencontohkan pertemuan antara Menteri Agama dan Prof. Dr. H. Abdul Somad (UAS) sebagai bukti nyata sikap tersebut.
“Ustaz Abdul Somad sendiri menyebut pak Menteri Agama sebagai pribadi yang sangat toleran, baik hati, dan pemaaf. Beliau mengakui, meskipun pernah ada beberapa komentar yang tidak sependapat, namun saat bertemu langsung, Prof. Nasaruddin Umar justru menunjukkan sikap luar biasa, beliau merangkul, memuji, menyanjung dan menghargainya,” ujar Bunyamin.
Bahkan, secara khusus dia mengajak UAS untuk tinggal di Jakarta agar dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi umat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, momen tersebut menjadi bukti nyata dan pesan yang kuat.
Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan pendapat yang pernah ada tidak harus menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang baik dan harmonis.
Foto salim, Prof Nasaruddin Umar bukan baru terjadi kali ini, sebelumnya saat Paus Fransiskus sedang lawatan ke Indonesia, pemimpin Vatikan disambut Prof Nasaruddin yang kala itu masih berstatus Imam Besar Masjid Istiqlal.
Kini, vidio kunjungan Menag Prof Nasaruddin Umar disorot imbas salim ke tangan Paus Leo XIV.
Diketahui Menteri Agama RI, sedang mengikuti pertemuan lintas agama seluruh dunia di Vatikan, Roma, Itali, sejak Rabu (29/10).
Prof Nasaruddin Umar mendapatkan kehormatan menyambut Paus Leo XIV saat tiba ke arena pertemuan.
Tidak cuma salim, dua tokoh agama dunia itu melakukan cipika-cipika sebagai bentuk kemajemukan dalam hal berkehidupan.








