Wajo – Dipilihnya Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) 2025, sebenarnya bukan tanpa alasan.
Selain jadi wilayah yang memiliki sejarah keilmuan Islam yang kaya, Wajo juga dikenal sebagai salah satu kampung halaman cucu Husein Ali atau zurriyat Rasulullah, yang juga merupakan leluhur dari para Wali Songo, termasuk Pung Jamaluddin Akbar.
Sejarah tersebut menegaskan bahwa Wajo memiliki kedudukan istimewa dalam perjalanan keagamaan dan penyebaran Islam di Nusantara.
Atas dasar itulah satu alasan utama mengapa pemerintah memilih daerah ini untuk menjadi pusat perhelatan MQKI internasional, mengingat nilai sejarah dan keilmuan yang melekat di wilayah tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Agama, Nasruddin Umar, pada pembukaan MQKI 2025, Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (02/10).
Selain faktor sejarah, penunjukan Wajo juga mencerminkan penghargaan negara terhadap peran para ulama dan pondok pesantren As’adiyah.
Para tokoh ini dikenal memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, sehingga keberadaan dan jasa mereka diakui sebagai bagian penting dari sejarah bangsa.
MQKI Internasional 2025 di Wajo yang diikuti oleh para santri, ulama, dan kafilah dari berbagai negara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi keilmuan, tetapi juga sarana untuk mengenalkan sejarah dan tradisi ulama Indonesia kepada dunia internasional.
Dengan latar belakang sejarah dan kontribusi ulama tersebut, Wajo tampil sebagai tuan rumah yang layak, menghadirkan suasana keilmuan Islam yang sarat nilai historis, spiritual, dan nasional.
Penyelenggaraan MQKI ini diharapkan semakin memperkuat kebanggaan lokal sekaligus mempromosikan warisan budaya dan sejarah Islam Indonesia.
Sementara, Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Dr H Bunyamin Yafid menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Tentu kami menyampaikan apresiasi yang besar terhadap bapak Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto melalui Kementerian Agama memilih Wajo, Sengkang Sulsel sebagai tuan rumah. Kita doakan bapak presiden senantiasa sehat selalu dan dalam lindungan Tuhan YME,” pungkasnya.







