Makassar – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sedang dirundung duka.
Salah satu pendidik di UIN tersebut dikabarkan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif di RS Grestelina Hertasning Makassar.
Ketua FKUB Sulawesi Selatan itu menghembuskan nafas terakhir pada pukul 02.00 WITA, Selasa (26/11). Kabar duka itu dibenarkan Subkoordinator Humas UIN Alauddin Andi Jamaluddin.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Prof Dr H Wahyuddin Naro M.Hum pada Selasa jam 02 dini hari. Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosanya, amin,” ujar Andi Jamaluddin dalam keterangan resminya.
Dirinya juga menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggal dan diberikan ketabahan atas berpulangnya almarhum yang memberi banyak jasa di dunia pendidikan.
Rencananya, mendiang almarhum Prof Dr H Wahyuddin Naro bakal dikebumikan sore ini selepas ashar pukul 16.00 WITA dari rumah duka di Jalan Sultan Alauddin II Lorong 5 Nomor 3 Komplek BPD Makassar.
Prof Dr H Wahyuddin Naro M Hum dikukuhkan sebagai guru besar UIN Alauddin pada Kamis (9/12/21) lalu. Dia dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Pendidikan Islam.
Mendiang Wahyuddin Naro lahir 31 Desember 1967 di Desa Balombong, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Prof Dr H Wahyuddin Naro merupakan anak pertama dari pasangan Siti Naisah dan Abdul Roma.








