Transformasi Ekonomi Pesisir: Bangun SDM Unggul dengan Pendekatan Ekonomi Biru

banner 300300

Maros – Kelompok budidaya perikanan di Kabupaten Maros kini tengah menapaki babak baru dalam pengelolaan potensi laut.

Melalui program pengabdian masyarakat bertajuk Penguatan Entrepreneurial Leadership Berbasis Blue Economy,” para pelaku usaha pesisir didorong untuk bertransformasi menjadi pemimpin bisnis yang tangguh dan berwawasan lingkungan.

Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan persaingan pasar yang semakin kompetitif, di mana produktivitas tinggi saja tidak lagi cukup tanpa disertai inovasi dan keberlanjutan ekosistem.

Ketua tim pengabdian, Dr. Didin, menjelaskan bahwa inti dari kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, masyarakat pesisir harus memiliki jiwa entrepreneurial leadership agar mampu membaca peluang di tengah perubahan zaman.

​“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi pelaku usaha teknis, tetapi juga pemimpin yang inovatif. Dengan konsep blue economy, usaha yang dijalankan akan memiliki daya tahan jangka panjang karena menjaga keseimbangan antara profit dan kelestarian alam,” ujar Dr. Didin.

​adapun beberapa poin utama yang ditekankan dalam pelatihan ini meliputi:

  • Kepemimpinan Kewirausahaan: Membangun mentalitas yang berani mengambil risiko dan inovatif.
  • Strategi Pemasaran Modern: Memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar produk perikanan.
  • Implementasi Ekonomi Biru: Teknik budidaya efisien yang meminimalisir kerusakan ekosistem laut.

Respons Positif dari Pelaku Usaha

​Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta selama sesi diskusi interaktif. Banyak dari mereka mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai cara mengelola kelompok usaha agar lebih profesional.

​”Kami jadi lebih paham bagaimana mengelola usaha perikanan secara modern. Materi tentang kepemimpinan dan pemasaran sangat membantu kami untuk berpikir lebih maju,” ungkap salah satu peserta di sela-sela kegiatan.

Sinergi Akademisi dan Masyarakat

​Kegiatan ini juga mempertegas pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat lokal.

Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut pada pendampingan intensif yang melibatkan pemerintah daerah dan sektor swasta.

​Dengan sinergi yang kuat, sektor perikanan pesisir di Maros diproyeksikan akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang lebih tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

banner 500350

Tinggalkan Balasan