Mamuju – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Idris, menghadiri rapat paripurna DPRD Sulbar yang membahas pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan dan Rancangan APBD Perubahan (RAPBDP) 2024.
Dalam rapat tersebut, Muhammad Idris menyampaikan bahwa Pemprov Sulbar telah mendengarkan pandangan dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Sulbar. Menurutnya, pandangan tersebut memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah daerah.
“Tadi kami mendengar pandangan dari fraksi-fraksi di DPRD Sulbar mengenai Rancangan APBD Perubahan 2024 yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari eksekutif,” ujar Muhammad Idris pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa poin penting telah disoroti oleh fraksi-fraksi DPRD Sulbar, terutama terkait penurunan target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Hampir semua fraksi menekankan soal penurunan target pendapatan, dan tentu ini membutuhkan penjelasan lebih lanjut pada rapat paripurna yang insyaallah akan digelar hari ini juga,” ungkapnya.
Muhammad Idris pun memberikan apresiasi kepada DPRD Sulbar atas perhatian mereka terhadap isu-isu yang substansial dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami mengapresiasi karena hampir semua fraksi memberikan perhatian pada hal-hal yang substansial. Misalnya, keberpihakan kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan daya dukung di sektor-sektor strategis seperti UMKM, perikanan, dan sektor lainnya yang seharusnya bisa didorong lebih lanjut,” tuturnya.









