Makassar – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Kelurahan Maradekayya Selatan turut menyemarakkan momentum sakral ini dengan menggelar pawai obor, Kamis malam (26/6).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas surat edaran Pemerintah Kota Makassar yang menyerukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan Pawai Obor Akbar.
Pawai obor di Kelurahan Maradekayya Selatan berlangsung khidmat dan meriah, melibatkan Lurah Maradekayya Selatan Drs. Lalle beserta jajaran staf kelurahan, tokoh masyarakat, warga sekitar, hingga anak-anak yang antusias menyambut malam pergantian tahun Hijriah.
“Kegiatan ini bukan hanya simbolis, tapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkuat semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Drs. Lalle di sela kegiatan.
Pawai ini mulai selepas Salat Magrib berjamaah dan berjalan tertib menyusuri rute yang telah ada. Peserta tampak membawa obor sebagai lambang cahaya Islam dan semangat hijrah, sejalan dengan tema utama dari edaran Pemkot Makassar.
Berdasarkan Surat Edaran Nomor: 003.02/194/S.Edar/Kesra/VI/2025, Pemkot Makassar bekerja sama dengan Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M. Jusuf menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah untuk mengoordinasikan partisipasi aktif dari warganya, termasuk dengan menghadirkan sedikitnya 20 peserta dari tiap kelurahan.
Adapun ketentuan peserta adalah mengenakan pakaian muslim yang rapi dan sopan, membawa obor masing-masing, serta menjaga ketertiban dan kebersihan selama berlangsungnya kegiatan.
Mereka juga wajib memulai kegiatan dengan salat berjamaah di Masjid Al-Markaz sebelum bergabung dalam pawai utama 1 Muharram.
Dengan pawai obor ini, Kelurahan Maradekayya Selatan tidak hanya mengikuti arahan pemerintah kota, tapi juga menunjukkan semangat kebersamaan dan nilai keislaman yang terus terjaga dan turun antar generasi.
Kegiatan berlangsung lancar dan tertib hingga selesai, mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Pawai obor ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang menguatkan identitas spiritual umat Islam di Kota Makassar.








