Makassar – Partai beringin rindang Partai Golkar bakal mengumumkan usungan secara serentak pekan depan.
Pilgub Sulsel juga termasuk daerah yang bakal diumumkan. Ketua Badan Pemilu dan Pilkada Golkar Sulsel La Kama Wiyaka mengungkapkan partainya akan mengumumkan setelah hasil survei turun.
Partai Golkar menggandeng tiga lembaga survei sekaligus demi mengusung figur yang tepat dan meraih elektabilitas tinggi.
“InsyaAllah akhir bulan ini kira-kira sudah ada penetapan calon gubernur Sulsel, calon usungan Golkar. Minggu kedua Juli ini disurvei, jadi dua minggu setelahnya mungkin sudah bisa mi ada penetapan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/7).
Adapun tiga lembaga survei internal Partai Golkar yakni Indonesia Politik Review (IPR), Poltracking Indonesia dan Trias Political Consoultant.
Terkait jadwal pasti, La Kama menanti masyarakat bersabar, namun waktunya sudah ditetapkan.
“Info yang disampaikan DPP ke kami itu paling lambat minggu kedua Juli survei tahap kedua sudah berjalan. Ada tiga lembaga survei yang dibagi di Sulsel ini tahap kedua,” katanya.
Dia juga mengungkap untuk penentuan usungan kali ini dikendalikan langsung oleh DPP Golkar.
“DPP semua, kita di sini hanya fasilitasi saja. Tidak ada mi (pleno di DPD), pokoknya apa nabilang survei itu mi kita ikuti. Tetapi pasti hal lain pasti akan jadi pertimbangan,” ujarnya.
Sementara untuk figur, partainya terbuka mengusung figur non kader. Artinya DPP melakukan survei simulasi, menempatkan kader internal kosong satu maupun kosong dua.
“Semua masih berpeluang. Figur eksternal juga bisa saja, kan ini yang disurvei tidak terbatas internal, termasuk juga eksternal disurvei. Termasuk di survei ada simulasi pasangan, kalau (figur) ini 01 siapa yang terbaik, jadi bisa saja terjaring eksternal,” pungkasnya.
Diketahui saat ini untuk kader internal 5 orang sudah menerima surat tugas, mereka yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, Indah Putri Indriani (Bupati Lutra), Taufan Pawe (Ketua DPD Golkar Sulsel) dan Nurdin Halid.
Namun, Nurdin Halid memilih fokus sebagai legislator DPR RI terpilih hasil Pemilu 2024.







