Makassar – Pasca di tunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Perindo Sulawesi Selatan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perindo, Abdul Hayat Gani akan segera melakukan konsolidasi partai di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota di Sulsel.
Itu disampaikan Hayat usai menerima dokumen berkas administrasi kepengurusan, dokumen aset partai dan bangunan sekretariat partai dari Plt Ketua sebelumnya Barlianto Asapa di Sekretariat DPW Perindo Sulsel, Senin (14/7).
Ia menargetkan perampungan kepengurusan Partai Perindo di seluruh kabupaten/kota pada 1 Agustus mendatang, untuk kemudian menyerahkan hasil evaluasi dan konsolidasi partai tersebut ke tingkat pusat.
“Langkah awal ini saya harus melakukan konsolidasi sambil menyempurnakan pengurus kabupaten dan kota. InsyaAllah setelah rampung, saya usul ke Jakarta. Timelinenya saya adalah tanggal 1 Agustus sudah selesai semua. Jadi memang kita kerja keras,” ucapnya.
Hayat mengungkapkan masih ada sebelas daerah yang belum rampung kepengurusannya. Sehingga, ini akan menjadi fokus perhatiannya dengan mengundang pengurus Perindo daerah terkait untuk bertemu langsung melakukan uji kemampuan dan membuat fakta integritas.
Ia menyatakan kesiapannya bekerja keras menyelesaikan struktur pengurus agar dapat segera melakukan kunjungan kerja ke seluruh daerah di Sulawesi Selatan.
“Setelah semua rampung, saya akan keliling kabupaten kota, bertemu langsung bupati dan wali kota membawa pengurus Perindo daerah. Kami ingin pastikan Perindo hadir mengawal program-program negara, termasuk visi besar Presiden melalui Asta Cita,” jelasnya.
Menurutnya, Perindo akan fokus pada poin ketujuh Astacita yakni reformasi politik, terutama dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Dengan begitu, Partai Perindo sebagai partai politik memastikan hadir mengawal jalannya pemerintahan sampai ke level kecamatan, kelurahan, hingga desa.
Sementara itu, Barlianto berpesan agar pengurus Perindo Sulawesi Selatan dibawah nahkoda Abdul Hayat Gani untuk mulai fokus melaiukan evaluasi kepengurusan ditingkat daerah, terutama dalam menghadapi verifikasi faktual partai.
“Memang harus fokus ini partai. (Perindo) dikatakan cukup muda, 10 tahun. Apalagi kita mau menghadapi verifikasi faktual, mau tidak mau kita harus gaspol,” tegasnya.
Wakil Sekjen DPP Perindo ini mengungkapkan, evaluasi juga dilakukan sekaligus untuk bersama-sama memperbaiki perolehan suara Perindo di Sulawesi Selatan.
Mengingat, DPP menetapkan Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang menjadi prioritas dan percontohan bagi seluruh DPW di Indonesia.
Diketahui sebelum mengambil alih Perindo Sulsel, Abdul Hayat Gani adalah mantan Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan dengan status Eselon I.








