Gowa – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan literasi bahasa Arab bagi jamaah Masjid At-Taqwa, Perumahan Nusa Mappala, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pelatihan ini diikuti oleh jamaah lintas usia, mulai dari remaja hingga lansia.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (09/8) ini didanai oleh PNBP UNM 2026. Program dirancang agar jamaah tak hanya lancar membaca, tetapi juga mampu memahami makna kosakata Alquran secara langsung.
Ketua Tim Pengabdian UNM, Ruhul Kudus, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada metode vocabulary-based learning atau pembelajaran berbasis kosakata repetitif. Lewat pendekatan ini, peserta diajak mengenali kata-kata kunci yang paling sering muncul dalam Alquran.
“Peserta diajak mengenali kata-kata kunci yang sering muncul tanpa harus dibebani oleh aturan tata bahasa Arab (nahwu dan sharaf) yang terkesan rumit,” ujar Ruhul.
Inovasi tersebut disambut hangat oleh warga. Selain melengkapi kegiatan keagamaan yang sudah berjalan seperti ceramah umum dan kajian fikih, metode interaktif melalui kerja kelompok kecil ini dinilai efektif.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kosakata Alquran pada jamaah, sekaligus mengikis rasa canggung mereka terhadap bahasa Arab.
Salah seorang jamaah yang merupakan ibu rumah tangga mengaku kini jauh lebih percaya diri saat membaca Alquran di rumah. Jika sebelumnya ia hanya melafalkan bunyi huruf, kini ia bisa langsung memahami artinya sehingga bacaan lebih meresap ke dalam hati.
Melihat respons positif tersebut, tim pengabdian UNM menilai metode di Masjid At-Taqwa ini sangat berpotensi diterapkan di tempat lain. Ke depan, tim berencana menyusun modul panduan sederhana agar dapat dipraktikkan secara mandiri oleh pengurus masjid-masjid lain di Kabupaten Gowa dan sekitarnya.









