BACAONLINE.ID, MAKASSAR – Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud) Republik Indonesia dikabarkan melakukan investigasi mengusut kejanggalan dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM).
Kabarnya, ada 3 perwakilan Itjen Kemendikbudristek secara resmi mengantarkan Surat Tugas (ST) dari Kemendikbuke Rektor UNM Prof Husain Syam untuk melakukan Find Facting.
Beredar kabar, Pilrek UNM Tahap II yang sejatinya digelar 7 Maret 2024 tidak dapat diselenggarakan.
Pantauan bacaonline di Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Selasa (5/3) investigator Kemendikbudristek masih berada di UNM.
“Iya dek Pilrek Tahap II batal digelar (tanggal 7),” ujar Dosen UNM yang ditemui di Menara Pinisi UNM, Selasa (5/3) kepada wartawan.
Kami berupaya menghubungi, salah satu otorita panpel Pilrek Perguruan Tinggi Negeri (PTN) UNM masa bakti 2024-2028 mengkonfirmasi kabar tersebut. Namun hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan terkait kabar tersebut.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang calon rektor UNM, Prof Ichsan Ali yang merupakan Wakil Rektor IV secara khusus terbang ke Jakarta menghadap Mendikbudristek Nadiem Makariem di Kantor Kemendikbudristek RI Jakarta, Kamis (29/2) untuk melaporkan indikasi kecurangan dalam proses Pilrek UNM.
“Ada 9 catatan kita bawa ke Kemendikbud, hari ini baru tiba dari Jakarta dan disambut hangat Kemendikbud,” kata Prof Ichsan Ali kepada wartawan di Menara Pinisi UNM, Jumat (1/3).
Dia menilai banyak kejanggalan selama proses Pilrek berlangsung, bahkan dirinya sudah mempersiapkan secara matang dan dianggapnya sebagai indikasi kejanggalan yang kuat. Salah satunya tidak dilibatkannya BLU UNM selaku dewan pengawas dalam proses pemilihan.
Prof Ichsan meyakini dukungan sivitas akademika kampus oranye terhadap dirinya begitu besar sehingga akan memudahkan laporan dan akan prosesnya melahirkan pimpinan yang baik untuk UNM.
Diketahui, senat UNM sudah melakukan penyaringan calon rektor dari 5 menjadi 3. Pilrek sendiri dilaksanakan secara tertutup di Ruang Senat UNM, Menara Pinisi pada Selasa (27/2).
Hasilnya, calon rektor nomor urut 5 Prof Hasmiyati yang merupakan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan (FIKK) UNM meraih 51 , disusul calon nomor urut 4 Prof Karta Jayadi 5 suara dan Prof Hasnawi Hasir meraih 4 suara senat. Sementara WR IV Prof Ichsan Ali meraih tiga suara senat dan Prof Eko Hadi meraih satu suara senat.







