BACAONLINE.ID, JAKARTA — Bambang Susantono selaku Kepala Otorita Kota Nusantara (OIKN) telah memastikan bahwa sekitar dua bulan lagi akan dilakukan pembukaan pusat riset (research center) milik Universitas Stanford di IKN.
Hal tersebut disampaikan oleh Bambang dalam Seminar Masa Depan Pasca IKN, Sabtu (17/2).
“Kemungkinan sekitar dua bulan lagi Stanford akan buka research center nya di sana (IKN),” kata OIKN Bambang dalam siaran persnya.
Sekedar informasi, Stanford Doerr School of Sustainability yang akan membuka pusat riset ini merupakan naungan dari Stanford University.
Kehadiran pusat riset ini sudah dipastikan Stanford University menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Otorita IKN di California, Rabu (15/11/2023) tahun lalu.
Pemerintah bahkan sudah menyiapkan lahan seluas tiga hektar untuk pembangunan pusat riset Stanford tersebut.
Pusat riset tersebut akan berlokasi di kawasan inti IKN dan pembangunannya dijalankan oleh alumni Stanford.
Stanford berencana akan mengisi aktivitas riset yang berkaitan dengan pengelolaan air, sustainable urban development, robotic dan berbagai hal lainnya ketika pusat riset telah selesai dibangun.
Selain Stanford, beberapa perguruan tinggi luar negeri lainnya juga berencana membangun pusat riset di IKN.
Perguruan tinggi tersebut meliputi tiga universitas asal Belanda yakni Delft University, Erasmus University dan salah satu kampus di Rotterdam Belanda.






