Makassar – Kepolisian tengah memeriksa close circuit television (CCTV) dugaan penjambretan yang terjadi di jalan Sungai Limboto, Kecamatan Ujung Pandang, tepatnya di samping sebuah gereja, pada Selasa (24/12) sekira pukul 10.30 WITA, pagi lalu.
Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang IPTU Faisal mengungkapkan telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan sejumlah pemeriksaan, termasuk CCTV.
“Untuk kasus masih kami dalami. Kita sudah meminta keterangan korban perempuan berinisial K,” kata Faisal kepada bacaonline,
Faisal menyebut pada pukul 17.55 WITA korban dengan seorang diri datang ke Polsek Ujung Pandang melaporkan peristiwa yang dialaminya.
Menurut pengakuan korban, bahwa kalung emas miliknya telah dijambret oleh dua orang pengendara motor berboncengan pada saat perjalanan ke RS Pelamonia Makassar memeriksa anaknya.
Dimana setelah kejadian korban tak langsung melapor ke polisi, namun yang bersangkutan bergegas pulang dan mengadukan kejadian ini ke suaminya.
“Sekira pukul 18.00 WITW saya bersama jajaran Polsek ujung pandang dan bersama korban menuju TKP dan menemukan Cctv disalah satu rumah warga.”
“Dari hasil pemeriksaan Cctv bahwa terlihat adanya empat orang saling berboncengan melakukan perampasan barang milik korban emas itu seberat 5 gram,” ungkapnya.
Lanjut Faisal, dari pengakuan korban, ada empat orang pelaku saling berboncengan. Dimana pelaku pertama langsung melakukan perampasan dan dari arah belakang pelaku kedua menghambat laju kendaraan dan saat itu korban terseret.
“Pr K mengalami lecet pada ujung ibu jari kaki dan anaknya tidak mengalami luka lecet,” pungkasnya.
Ditambahkannya bahwa awal bertugas sebagai Kanit Reskrim di Polsek Ujung Pandang baru kali ini terjadi kasus penyamretan.
“Kasus penyamretan ini baru kali ini terjadi, itu selama saya diamanahkan bertugas pada tanggal 14 September berdasarkan TR,” lanjutnya.








