Keluarga Mentan Luruskan Peristiwa TNI AD Datangi Rumah Harmansyah: Lebih Dulu Dikepung 100 Geng Motor

banner 300300

Makassar – Anak Menteri Pertanian, Andi Amar Maruf Sulaiman menjadi korban pengepungan dan pelemparan petasan oleh sekitar 100 orang, dengan dugaan adanya dukungan dari aktor politik Harmansyah. Insiden ini baru-baru ini dilaporkan terjadi dan memicu kekhawatiran dari pihak keluarga.

Andi Rasdi, yang mewakili keluarga, membantah tuduhan bahwa Harmansyah diancam oleh keluarga mereka. Menurutnya, justru anak Menteri Pertanian, Andi Amar, yang dikepung oleh Harmansyah bersama geng motor.

“Justru sebaliknya, anak pak Andi Amran Sulaiman lah (Andi Amar) yang dikepung Harmansyah bersama sekitar 100 anggota geng motornya, dua hari lalu. Dan dilempari petasan. Malah katanya Harmansyah bilang dia dibeking oknum polisi. Ini sudah kita laporkan juga ke kepolisan,” jelas Andi Rasdi.

Andi Rasdi menerangkan, tidak mungkin ada penculikan saat hari terang, dan juga pengancaman terhadap Harmansyah maupun keluarganya.

“Keluarga datang itu untuk menanyakan baik-baik kepada Harmansyah soal pengepungan terhadap Andi Amar dan pelemparan mercon (petasan),” terangnya.

Keluarga Andi Amar menjelaskan bahwa kedatangan mereka hanya untuk menanyakan mengenai alasan pengepungan tersebut. Mereka ingin memastikan apakah benar massa yang mengepung adalah kelompok Harmansyah, dan menanyakan kebenaran informasi bahwa Harmansyah berencana mencelakai Andi Amar.

Andi Rasdi juga menegaskan bahwa tidak mungkin ada pengancaman atau penculikan di siang hari. “Bagaimana bisa ada pengancaman jika Harmansyah tidak ada di lokasi? Keluarga hanya datang untuk meminta penjelasan soal pengepungan dan pelemparan mercon,” tuturnya.

Selain itu pihaknya membenarkan anggota TNI AD yang berada di lokasi merupakan paman dari Andi Amar yang kebetulan menggunakan seragam dinas karena sedang dalam jam kerja.

Andi Rasdi mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama pihak keluarga mencari Harmansyah. “Ini sudah ketujuh kalinya kami datang mencari Harmansyah di tempat yang biasa ia kunjungi,” jelasnya.

Pihak keluarga berharap agar insiden ini segera mendapatkan kejelasan dan penanganan yang tepat dari pihak berwajib.

banner 500350

Tinggalkan Balasan