Makassar – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Indonesia (PELTI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluarkan pernyataan sikap secara resmi terkait penyelenggaraan RIGANS Junior Tennis Tournament yang berlangsung di Lapangan Tenis Karebosi pada 21-23 Februari 2025 lalu.
Turnamen yang diprakarsai oleh RIGANS dengan menggandeng Pegadaian sebagai sponsor utama ini menuai sejumlah keluhan dari berbagai pihak. Meski PELTI Sulsel telah memberikan izin dan memasukkan event ini ke dalam kalender resmi sebagai turnamen TDP (Tennis Development Program) yunior, pihak penyelenggara tidak melakukan koordinasi lebih lanjut dengan induk organisasi tenis provinsi tersebut.
Pembukaan turnamen yang diresmikan oleh Deputi Wilayah Pegadaian pada Jumat (21/2) berlangsung tanpa kehadiran jajaran pengurus PELTI Sulsel. Ketidakhadiran ini disebabkan tidak adanya komunikasi lanjutan maupun undangan resmi dari pihak RIGANS kepada PELTI Sulsel.
“Terkait pelaksanaan pertandingan, terdapat banyak komplain dari para orang tua atlit-atlit yunior, mulai dari pelaksanaannya, distribusi hadiah, sertifikat dan lain-lain sehingga menimbulkan persoalan baru karena PELTI dianggap lalai dalam memberikan izin TDP tersebut ke pihak RIGANS,” tegaskan Sekretaris PELTI dalam keterangan tertulisnya.
PELTI Sulsel menegaskan bahwa pihaknya hanya berperan dalam pemberian rekomendasi dan izin penyelenggaraan, bukan sebagai panitia pelaksana. Meski demikian, organisasi ini menyatakan penyesalan atas berbagai permasalahan teknis yang timbul dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh.
Pihak PELTI Sulsel menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan yang merugikan berbagai pihak. Selain itu, mereka berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap setiap turnamen yang menggunakan rekomendasi PELTI Sulsel guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sebagai langkah pertanggungjawaban, PELTI Sulsel menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh atlet, orang tua atlet, dan pemerhati tenis atas ketidaknyamanan yang terjadi. Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung berbagai inisiatif pengembangan olahraga tenis di Sulawesi Selatan.








