Pakar Politik Prof Sukri: Pemilihan RT-RW Harus Bebas Alat Politik-Layani Warga

banner 300300

Makassar – Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Sukri Tamma berharap pesta demokrasi pemilihan Rukun Tetangga (RT) hingga Rukun Warga (RW) berlangsung Jujur Adil dan Aman.

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Sipil dan Politik Unhas ini, meski dalam Peraturan Daerah (Perda) yang disepakati warga cuma memilih RT lalu RW dipilih oleh RT pilihan warga, RW memiliki peran besar beragam agenda-agenda, termasuk agenda politik.

banner 500350

“Kita tahu bersama, RT adalah frontman atau aparat sipil pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, oleh karena itu, jika dia dipandang sebagai sebuah kekuatan memobilisasi massa misalnya dengan kekuatan yang dimiliki bisa mengarahkan dukungan itu bisa saja, maka jika diliat dalam perspektif politik misalnya, siapa mampu mengontrol ribuan RT dan RW misalnya,  dia punya peluang untuk mengakses komunikasi ke masyarakat secara langsung melalui perangkat tadi (RT/RW),” ujar Prof Sukri kepada baca online, Kamis (13/11).

Namun, kata dia, semua perlu melihat dalam kapasitas itu, kerja-kerja pelayanan masyarakat dari tingkat terbawah, juga cukup mengarahkan masyarakat tanpa paksaan, pihaknya tidak bisa melepaskan adanya potensi demikian (politisasi perangkat), tapi bagi sebagian tentu membuat sedikitnya keresahan terhadap warga.

“Misalnya tadinya dia pendukung A dan B, atau perangkat ini mampu melihat kecenderungan lalu mempersulit, itu bisa saja, bisa saja, kita berharap semua itu terlepas dan betul-betul sesuai harapan layanan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) bersiap melaksanakan pesta demokrasi tingkat warga, yakni Pemilihan Ketua RT dan Ketua RW di seluruh wilayah Kota Makassar.

Momentum ini menjadi ajang penting bagi warga untuk berpartisipasi aktif memilih pemimpin lingkungan yang mampu mewakili aspirasi dan kepentingan masyarakat setempat.

Berdasarkan tahapan, pemungutan dan perhitungan suara serta penandatanganan berita acara hasil pemilihan Ketua RT digelar pada Rabu, tanggal 3 Desember 2025.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya proses ini berjalan efektif, efisien, dan sesuai aturan, agar hasilnya benar-benar melahirkan pemimpin lingkungan yang mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Yang kita butuhkan adalah bagaimana RT/RW ini menjadi bagian dari pemerintah yang mampu melaksanakan seluruh tugas-tugas pokok, dan bisa menerjemahkan program unggulan pemerintah sampai ke masyarakat,” tegas Munafri dalam arahannya, (12/11) lalu.

banner 500350

Tinggalkan Balasan

Baca Juga