Makassar – Kejuaraan Tenis Perseorangan Asosiasi Tenis Medis Indonesia (ATMI) Tahun 2026 berlangsung sukses dan meriah di Kota Makassar pada tanggal 10–12 Juli 2026.
Ajang olahraga nasional yang mempertemukan para dokter dan dokter gigi dari berbagai penjuru tanah air ini diikuti oleh 118 peserta, yang terdiri atas dokter dan dokter gigi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan tenaga medis.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan menyajikan pertandingan yang kompetitif, sportif, dan penuh keakraban. Meskipun para peserta datang dengan latar belakang profesi dan daerah yang berbeda, suasana kekeluargaan terasa begitu kental di setiap pertandingan yang berlangsung.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pengurus ATMI. Dalam sambutannya, Prof. Dr. drg. Baharuddin Thalib, selaku Ketua Senat Universitas Hasanuddin yang mewakili Rektor Universitas Hasanuddin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Makassar.
Ia berharap kejuaraan tenis medis ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama tenaga kesehatan di Indonesia.
“Mari kita jadikan Pertandingan Tenis Medis Se-Indonesia ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat saling mendukung di antara sesama dokter. Semoga hubungan yang terjalin selama kegiatan ini tidak berhenti di lapangan tenis, tetapi terus berlanjut dalam bentuk komunikasi, kerja sama, dan pengabdian yang lebih luas demi kemajuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Prof. Bahruddin dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua ATMI Sulawesi, Maluku, dan Papua (SULAMPUA), Dr. drg. Andi Tajrin, menegaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan kejuaraan ini bukanlah sekadar mengejar gelar juara, melainkan membangun dan memperkokoh persaudaraan di antara para dokter dan dokter gigi Indonesia.
“Gelar juara bukanlah tujuan utama. Tentu setiap peserta akan memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan, namun kemenangan sejati tidak hanya diukur dari piala atau medali yang diraih. Nilai yang jauh lebih berharga adalah terjalinnya silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan di antara dokter dari seluruh Indonesia,” tutur drg. Andi Tajrin.
Kejuaraan Tenis Perseorangan ATMI 2026 mempertandingkan berbagai nomor yang terbagi ke dalam sejumlah kategori usia dan kategori prestasi, sehingga memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk berpartisipasi sesuai kelompok yang diikuti.
Pertandingan berlangsung dengan penuh semangat, menghadirkan persaingan yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para dokter dan dokter gigi untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kolaborasi lintas daerah.
Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu yang efektif bagi para tenaga kesehatan.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang di setiap kategori serta sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia.
Suasana haru dan bangga menyelimuti akhir kegiatan, menandai suksesnya penyelenggaraan salah satu agenda besar ATMI tahun 2026 tersebut.
Dengan berakhirnya Kejuaraan Tenis Perseorangan Asosiasi Tenis Medis Indonesia (ATMI) 2026 di Makassar, diharapkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas yang telah terjalin selama tiga hari pelaksanaan dapat terus terjaga.
Lebih dari sekadar melahirkan para juara di lapangan tenis, kejuaraan ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kolaborasi antarsesama dokter dan dokter gigi merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Data Pertandingan
Pertandingan ini memainkan 18 Kategori yaitu :
Ganda putra 70+
Tunggal putra 70+
Ganda putra 65+
Tunggal Putra 65+
Ganda putra 60+
Ganda Putra 55+
Tunggal putra 55+
Ganda putra 50+
Tunggal Putra 50+
Ganda Putra 45+
Tunggal Putra 45+
Ganda Putra 40+
Tunggal putra 40+
Ganda putra prestasi
Tunggal Putra prestasi
Ganda Putri prestasi
Tunggal Putra prestasi
Ganda MIX
dari kategori diatas, berikut List juaranya
1. Ganda Putra 70+
– Juara 3 : Edi Santosa / Rai (Bali)
– Juara 2 : Januar Arifin/ Samuel Lucas Simon (JKT)
– Juara 1 : Nasyar / Darwis Toena
2. Tunggal Putra 70+
– Juara 3 : Darwis Toena
– Juara 3 : Januar Arifin
– Juara 2 : Nasyar
– Juara 1 : Edi Santosa
3. Ganda Putra 65+
– Juara 3 : Sukamto (Jateng) / Samuel Lucas Simon (JKT)
– Juara 2 : Agus / Jayadi (Bali)
– Juara 1 : Gwendy Aniko (JKT) / Eka Chamiawan (Jabar)
4. Tunggal Putra 65+
– Juara 3 : Agus
– Juara 2 : Eka Chamiawan
– Juara 1 : Gwendy Aniko (JKT)
5. Ganda Putra 60+
– Juara 3 : Jayadi / Made Tangkas (Bali)
– Juara 3 : Asdar Gani / Muh. Ilyas (Sulsel)
– Juara 2 : Adnan / Baharuddin Thalib (Sulsel)
– Juara 1 : Eksa / Sudana (Bali)
6. Ganda Putra 55+
– Juara 3 : Eksa / Sudana (Bali)
– Juara 3 : Rudy Hartono / Adhy Krisna (Sulsel)
– Juara 2 : Ari Wijana / Kambayana (Bali)
– Juara 1 : Asdar Gani / Adnan (Sulsel)
7. Tunggal Putra 55+
– Juara 3 : Rahmat (Sulsel)
– Juara 3 : Farid Amiruddin
– Juara 2 : Murda
– Juara 1 : Adhy Krisna ( Sulsel)
8. Ganda Putra 50+
– Juara 3 : Adma Malik / A. Tajrin (Sulsel)
– Juara 3 : Linggih / Kambayana (Bali)
– Juara 2 : IB Wiyasa / Murda (Bali)
– Juara 1 : Haris / Ari Wijayana ( Bali)
9. Tunggal Putra 50+
– Juara 3 : Haris (Bali)
– Juara 3 : Wahyu Ari Prananto (Jatim)
– Juara 2 : Rudy Hartono (Sulsel)
– Juara 1 : Akbar Insan ( Sulsel)
10. Ganda Putra 45+
– Juara 3 : Hengki Yudhana / Haikal Mufid Hamid
– Juara 2 : Mariadi / IB Wisesa (Bali)
– Juara 1 : Adam Malik / A. Tajrin (Sulsel)
11. Tunggal Putra 45+
– Juara 3 : Slemon Berhimpon (NTT)
– Juara 3 : Bowo Adriyanto
– Juara 2 : Akbar Insan (Sulsel)
– Juara 1 : Ahmad Daenuri (JATENG)
12. Ganda Putra 40+
– Juara 3 : Hengki Yudhana / Haikal Mufid
– Juara 3 : Mariadi / IB Wisesa
– Juara 2 : Muhammad Ardiansyah / Taufik Amirullah
– Juara 1 : Iddo Posangu (SULUT) / Siemon (NTT)
13. Tunggal Putra 40+
– Juara 3 : Adi Surya Rinartha (Bali)
– Juara 3 : Fadly (Sulsel)
– Juara 2 : Taufik Amirullah (GTL)
– Juara 1 : Taufik Hidayat (KALTIM)
14. Ganda Putra Prestasi
– Juara 3 : Ahmad Daenuri / Erwin Ulinnuha
– Juara 3 : Wika / Wira
– Juara 2 : Kris Jaya Sunarto / Gede Widi
– Juara 1 : Ahmad Irsyad / Putu Adi Kurniawan
15. Tunggal Putra Prestasi
– Juara 3 : Putu Adi Kurniawan
– Juara 3 : Sultan Fajar Pelu
– Juara 2 : Krisjaya
– Juara 1 : Iddo Posangu
16. Ganda Putri Prestasi
– Juara 3 : Lilirs Gauk / Viena Fanisa (Sulsel)
– Juara 3 : Sri Wahyuni / Syamsiah (Sulsel)
– Juara 2 : Morita Dwi (Kaltim) / Latifah ( Jatim)
– Juara 1 : Gita Ananda / Firosyi Fitrayanti (Sulsel)
17. Tunggal Putri Prestasi
– Juara 3 : Ni Wayan Yliandari
– Juara 3 : Rokhaeni (Jabar)
– Juara 2 : Morita Dwi (Kaltim)
– Juara 1 : Latifah Wahyuningsih
18. Ganda mix
– Juara 3 : Baharuddin Thalib / Dian Fitrah
– Juara 3 : M. Syahrial / Firosyi Fitrayanti
– Juara 2 : Aswandi / Gita Ananda
– Juara 1 : Sultan Fajar Pelu / Latifah Wahyuningsih









