Wawali Aliyah IAS: Merdeka Digital Jadi Kunci UMKM Makassar Naik Kelas

banner 300300

Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membuka secara resmi kegiatan Create Smarter with AI Batch III yang mengusung tema “Merdeka Digital, Bangun Brand Profile & Website UMKM-Mu Sendiri”, di Amphitheater Makassar Creative Hub (MCH) Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Kamis (13/8).

Kegiatan tersebut digelar oleh STMIK Kharisma Makassar berkolaborasi dengan Withmi Automation dan Makassar Creative Hub (MCH), sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk pengembangan usaha.

banner 500350

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Makassar terhadap kolaborasi antara institusi pendidikan, pelaku teknologi, dan ekosistem kreatif yang menghadirkan ruang pembelajaran bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi kepada STMIK Kharisma Makassar, Withmi Automation, dan Makassar Creative Hub atas inisiatif dan kolaborasi yang sangat bernilai ini,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Menurut Aliyah Mustika Ilham Arif Sirajuddin (Aliyah IAS) ini, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia usaha.

UMKM tidak lagi cukup hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga dituntut mampu membangun identitas merek yang kuat serta memiliki kehadiran digital yang profesional.

“Pemilikan situs web resmi dan rekam jejak digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar agar UMKM lokal kita mampu bersaing secara adil di pasar regional, nasional, bahkan global,” jelasnya.

Aliyah menilai tema “Merdeka Digital” memiliki makna strategis bagi kemandirian pelaku UMKM. Kemampuan mengelola aset digital secara mandiri, membangun brand profile, hingga memiliki situs web sendiri akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk mengendalikan pertumbuhan dan masa depan bisnisnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan AI sebagai instrumen yang dapat memperkuat kapasitas pelaku usaha.

Menurutnya, AI dapat membantu mempercepat berbagai proses bisnis, mulai dari pengembangan identitas visual, penyusunan konten pemasaran hingga pengembangan situs web secara lebih efisien dan terjangkau.

“Pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kapasitas, mempercepat inovasi, dan meningkatkan daya saing para pelaku UMKM kita,” tegasnya.

Lebih jauh, Aliyah menyebut kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, dan komunitas.

Menurutnya, institusi pendidikan memiliki peran dalam menghadirkan keilmuan dan riset, industri membawa solusi teknologi terapan, sementara komunitas menyediakan ekosistem kreatif yang memungkinkan masyarakat berkembang secara berkelanjutan.

Pemkot Makassar, terus mendorong terciptanya iklim ekonomi kreatif dan digital yang kondusif serta inklusif. Penguatan literasi digital, peningkatan infrastruktur telekomunikasi, dan pendampingan UMKM menjadi bagian dari upaya pemerintah agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari perkembangan teknologi.

“Kami percaya bahwa ketika UMKM tumbuh cerdas berbasis teknologi, perekonomian daerah akan semakin kokoh, lapangan kerja baru akan terbuka, dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar akan meningkat,” tuturnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh peserta Create Smarter with AI Batch III memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal dengan menyerap ilmu, berdiskusi, bereksperimen, serta langsung mempraktikkan keterampilan yang diperoleh.

Ia berharap program edukasi dan pelatihan berbasis teknologi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai wilayah Kota Makassar.

“Jadikan ilmu yang didapatkan sebagai modal utama dalam mentransformasi cara Anda berbisnis menjadi lebih modern, responsif, dan profesional,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas serta teknologi.

“Semoga kerja sama yang harmonis antara STMIK Kharisma Makassar, Withmi Automation, dan Makassar Creative Hub ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk turut berkontribusi aktif dalam membangun sumber daya manusia Makassar yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar Muhammad Roem.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital yang tidak hanya berorientasi pada perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan masyarakat dan pelaku UMKM memiliki kapasitas untuk memanfaatkannya sebagai kekuatan baru dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

banner 500350

Tinggalkan Balasan