Makassar – Ada hal menarik saat Karang Taruna dan Kodam XIV Panakkukang-Manggala melakukan bersih-bersih Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang beberapa waktu lalu.
Terlihat, sosok remaja, ikut membersihkan dan mengecat makam.
Muhammad Al Hafiz Al Fath, siswa kelas 10 SMA Athirah Makassar. Dia putra Ketua Karang Taruna Makassar, Muhammad Zulkifli.
Usia sebantaran dia biasanya, memilih rebahan dan gim. Namun, Hafiz begitu dia disapa, ikut dengan bapak-bapak berseragam loreng dan pengurus Karang Taruna Makassar.
Kata Zul, ayahnya, Hafiz mengikuti kegiatan sejak awal hingga selesai, yakni dua hari kegiatan.
Zul yang juga Ketua Umum Brigade Muslim Indonesia (BMI) itu berpesan kepada Hafiz bahwa kematian itu pasti dan setiap yang hidup tentu akan merasakan kematian.
Hal itu, yang ingin disampaikan Zul kepada Hafiz, selama masih hidup, sebaiknya berbuat banyak kebajikan.
Selain itu, dia ingin menanamkan jiwa penghargaan kepada pejuang kemerdekaan yang diraih dengan darah dan air mata.
“Dia harus paham, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawan,” kata Zul kepada baca online, Senin (06/10).
Hafiz, kata Zul harus mengerti betul, kemerdekaan, pangan, keamanan negara tidak hadir begitu saja tanpa jasa pahlawan dan pejuang kemerdekaan.
“Dia akan mengerti dengan mengajak ke TMP, bahwa tanpa pengorbanan mereka maka kita semua tidak bisa menghirup udara kemerdekaan,” kata Zul menirukan perbincangan dengan Hafiz kala di TMP Panaikang.








