Penumpang Diprediksi Naik 5%, Pelindo Regional 4 Makassar Siapkan 20 Terminal

banner 300300

Makassar – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat kesiapan layanan kepelabuhanan untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M.

Berbagai langkah operasional disiapkan guna memastikan kelancaran arus penumpang yang diproyeksikan meningkat pada momentum mudik tahun ini.

banner 500350

Executive Director Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan kesiapan layanan difokuskan pada terminal penumpang yang menjadi simpul utama mobilitas masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan seluruh fasilitas dan operasional terminal penumpang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kami memastikan layanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Abdul Azis.

Selama periode Angkutan Lebaran, Pelindo Regional 4 mengoperasikan sebanyak 20 terminal penumpang yang tersebar di berbagai pelabuhan di kawasan Indonesia Timur.

Seluruh terminal tersebut dipastikan siap melayani lonjakan penumpang selama masa mudik.

Selain kesiapan infrastruktur, perusahaan juga memastikan standar keselamatan operasional tetap menjadi prioritas utama.

Pelindo juga terus melakukan peningkatan fasilitas terminal guna memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna transportasi laut.

Pada periode pelayanan sebelumnya, operasional terminal penumpang di wilayah Regional 4 tercatat berjalan dengan baik tanpa adanya kecelakaan maupun fatality selama masa pelayanan penumpang.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan pihaknya juga telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama periode mudik Lebaran.

“Berdasarkan evaluasi operasional tahun sebelumnya, terdapat beberapa pelabuhan dengan arus penumpang terbesar, yakni Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate. Kelima pelabuhan ini menjadi fokus penguatan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran,” jelas Yusida.

Ia menambahkan, berbagai langkah operasional telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk optimalisasi fasilitas terminal, penguatan koordinasi dengan operator kapal, serta peningkatan pengaturan arus penumpang di area pelabuhan.

“Kami memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk operator kapal, KSOP, serta instansi terkait lainnya agar pelayanan penumpang selama masa mudik Lebaran dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tutupnya.

banner 500350

Tinggalkan Balasan