Makasar – Suasana lengang terjadi di SPBU Jalan Urip Sumiharjo (Depan Kantor Gubernur Sulsel) seiring penerapan sistem ganjil-genap sesuai nomor plat pengisian bahan bakar minyak (BBM) demi mengurai antrean panjang.
Kondisi ini berbeda dengan beberapa hari belakangan. Pantauan baca online id, Minggu (13/9) pukul 16.25 WITA kendaraan mengantre namun lancar dan tidak keluar batas area SPBU yang dikenal dengan naman SPBU Racing.
Salah seorang masyarakat, Hairil mengungkapkan hal berbeda dibanding sebelumnya, dia mengetahui adanya aturan ganjil-genap dari pemerintah daerah.
“Turun tangan pemerintah dari bentuk Satgas, WFH dan sekolah Daring sangat efektif yah,” kata Hairil yang merupakan pekerja senin di Kota Makassar.
Senada, Ahmad yang sedang mengantre merasa tidak perlu lagi membuang waktu dan tenaga untuk mengantre, apalagi sebelumnya dia mencari Pertalite hingga dini hari.
“Kemarin sampai jam tiga pagi, alhamdulillah ini efektif setelah ada kebijakan dan suara-suara organisasi yah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemkot Makassar mengeluarkan kebijakan guna mengurai antrean panjang imbas kelangkaan BBM.
Surat Pemprov Sulsel bernomor: 670/2478/DESDM terkait Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Selatan yang diteken Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel Kasman. Kebijakan ini mulai diberlakukan 13 hingga 20 September 2026.
Selain ganjil-genap, efisiensi penggunaan bahan bakar juga turut dilakukan, mulai memberlakukan sekolah online (Daring) untuk SMA, SMK dan SLB setingkat SMA di Sulsel, perkuliahan dan TK hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar.







