Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menegaskan komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diprioritaskan berdasarkan kebutuhan paling mendesak di lapangan. “Hal ini merupakan bentuk partisipasi dari UMI yang bertujuan menunjukkan rasa empati terhadap saudara kita di sana,” ujarnya.
Dari sisi bantuan logistik, UMI mendonasikan Rp65 juta, pasokan air bersih, serta 250 kilogram makanan bayi dan popok guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.
Kendati mengirimkan bantuan, Ketua panitia, Prof. Mansyur Ramly, dalam sambutannya di Menara UMI mengatakan bahwa musibah ini bukan semata bencana alam, namun peringatan agar manusia menjaga keseimbangan yang telah diciptakan.
“Ini bukan bencana, ini terjadi karena kita merusak keseimbangan alam yang diciptakan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, menegaskan bahwa keikutsertaan UMI merupakan wujud nyata empati terhadap para korban.
Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak pernah memandang jarak dan UMI selalu hadir dalam berbagai situasi kemanusiaan.
“Kita berharap partisipasi ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” sambungnya.
Turut hadir pula konfirmasi langsung dari Wali Kota Sibolga, yang menjelaskan kondisi terkini dan kebutuhan mendesak di wilayah terdampak.
Beliau menekankan perlunya tenaga medis tambahan.
“Dibutuhkan banyak tim medis untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya melalui sambungan video Daring. Ia menambahkan bahwa perhatian dari berbagai pihak membuat warga merasa tidak sendiri.
“Kami merasakan adanya kepedulian dan merasa tidak sendiri dalam keadaan seperti ini,” tambahnya.
Wakil Rektor II UMI juga menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada seluruh korban bencana.
“Saya mewakili pimpinan universitas dan civitas akademika mengucapkan belasungkawa terhadap bencana yang menimpa,” ujarnya.
UMI telah mengirim tim medis, khususnya tim bedah, guna menangani banyaknya warga yang mengalami luka dan membutuhkan perawatan, termasuk tindakan penjahitan. Selain itu, obat-obatan juga telah disalurkan sejak beberapa hari terakhir.
Untuk mendukung proses pencarian korban, UMI menerjunkan drone beresolusi tinggi yang digunakan untuk membantu menemukan jenazah yang belum teridentifikasi di lokasi bencana.
Pertemuan dan koordinasi ini juga menegaskan bahwa bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera merupakan bencana berskala nasional yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
UMI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata, baik melalui tenaga, teknologi, maupun bantuan logistik, demi meringankan beban para korban dan membantu pemulihan wilayah terdampak.








