Makassar – Siswa SMAN 17 Makassar secara serentak melakukan mogok belajar pada 6 Februari 2025. Aksi ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan mendalam terhadap manajemen sekolah, terutama setelah terungkap bahwa sebanyak 142 siswa tidak terdaftar di PDSS sehingga terancam kehilangan kesempatan mengikuti SNBP.
Kejadian ini mencuat setelah siswa mengungkapkan kepada publik disampaikan melalui perwakilan siswa dan menandakan kegelisahan yang meruak di lapisan peserta didik.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat rombongan siswa beserta orang tua murid yang secara bersama-sama melakukan demonstrasi di kantor Dinas Pendidikan Makassar.
Salah satu siswi yang ikut turut menyuarakan keberatan terhadap sikap pihak sekolah yang dianggap ceroboh menyampaikan keluh kesahnya mengenai impak buruk kelalaian tersebut terhadap mimpi dan harapan para siswa.
“Yang begitu berat rasanya bagi kami pak , kita bicara soal mimpi dan harapan , tapi karena satu kelalaian,” ucap siswi tersebut sembari tersedu-sedu (05/02)
Ketua OSIS SMAN 17, Arsyah Yusuf, menjelaskan bahwa para siswa telah menunggu hingga tanggal 6 Januari, dua minggu setelah pengumuman kuota SNBP, untuk mendapatkan kejelasan.
“Intinya semua karena kelalaian pihak sekolah dalam manajemen waktu pengisian , sehingga kami yang paling terdampak oleh kelalaian mereka,” ujar Yusuf kepada awak media (06/02).
Terakhir kata dia, keteledoran pihak sekolah dalam mengelola administrasi pendaftaran menjadi penyebab utama terjadinya ketidakpastian dan keresahan yang kini menggelar aksi mogok belajar sebagai bentuk protes.








