Jakarta – Seorang pekerja migran asal Indonesia (PMI) yang bekerja di sektor perikanan di Korea Selatan (Korsel), mendapat apresiasi luas atas aksi kemanusiaannya saat terjadi kebakaran hutan di Kabupaten Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, pada Maret 2025 lalu.
Di tengah kondisi darurat, ketika listrik dan komunikasi terputus, Sugiyanto dengan berani berlari bolak-balik sejauh kurang lebih 300 meter untuk mengevakuasi warga lanjut usia.
Ia berhasil menyelamatkan sekitar 7 hingga 10 orang lansia dan membawa mereka ke dermaga yang lebih aman, menjauh dari kobaran api.
Sugiyanto mengatakan bahwa saat itu ia tidak sempat berpikir panjang. Yang ada di benaknya hanyalah menyelamatkan para Lansia secepat mungkin agar terhindar dari bahaya kebakaran.
Aksi heroik tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Korea Selatan. Pada acara New Year’s Reception di Blue House pada 2 Januari 2026 yang disiarkan melalui saluran media lokal.
Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, secara langsung menganugerahkan Presidential Citation kepada Sugiyanto sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan kepeduliannya.
Penghargaan dari Pemerintah Indonesia (BP2MI)
Pada Juni 2025 lalu, kala itu Eks Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding, memberikan penghargaan kepada Sugianto.
Sugianto dinilai telah menunjukkan keberanian luar biasa dengan secara spontan menolong seorang warga lanjut usia dari kobaran api, tanpa memandang latar belakang etnis maupun kebangsaan.
“Terima kasih kepada Sugianto yang baru saja menerima penghargaan dari pemerintah Indonesia karena kepahlawanannya menolong orang lain tanpa pamrih, tanpa melihat suku, tanpa melihat bangsa. Nilai-nilai seperti ini yang kita harapkan disebarluaskan oleh pekerja migran kita di luar negeri,” ujar Karding dalam acara Indonesia-Germany Strategic Partnership: Strengthening Labour Migration Governance in Indonesia di Bandung.
Menurut Karding, Sugianto merupakan contoh nyata wajah pekerja migran Indonesia yang membawa nama baik bangsa di mata dunia.
“Saya harap Sugianto menjadi contoh baik, role model, bagi seluruh pekerja migran. Kita ke luar negeri tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga membawa nilai luhur bangsa, menjadi duta bangsa,” ujarnya.







