Makassar – Brimob Polda Sulsel dan TNI serta jajaran Pemerintahan Kota Makassar melaksanakan kerja bakti usia terjadi perang antara warga Sapiria dan Borta di jalan Pannampu, Kecamatan Tallo tepatnya di perkuburan Beroanging, Jum’at (21/11)
Semangat kebersamaan kembali terwujud melalui kegiatan “Gotong Royong” yang digelar di perkuburan Boroanging kota Makassar.
Kegiatan ini melibatkan TNI-Polri, Pemerintah Kota Makassar tokoh masyarakat, dan warga dalam aksi nyata menyambung silaturahmi pasca terjadinya perang antara warga Sapiria dan Borta.
Gotong royong difokuskan pada rumah yang habis terbakar dan jalan perkampungan. Personel TNI, Polri, dan masyarakat bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang damai.
Kegiatan ini menjadi simbol persatuan sekaligus bukti nyata Polri ada ditengah masyarakat yang berkonflik.
Danyon A Kompol Muhammad Salim didampingi kepala Kesbangpol Kota Makasar Fatur Rahim menyampaikan bahwa kegiatan ini wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan yang melekat dalam jati diri Brimob Polda Sulsel.
“Gotong royong mempererat silaturahim Borong Tanga Borong Jera” tegasnya.
Menurutnya, sinergi lintas unsur sangat penting untuk memperkuat hubungan sosial di masyarakat. Dengan bekerja bersama seluruh komponen dapat menghadirkan kedamaian di wilayah ini.
Masyarakat pun menyambut antusias kegiatan tersebut. Mereka merasa kehadiran aparat TNI dan Polri memberi motivasi tersendiri dalam menumbuhkan semangat kerja bakti.
Gotong royong kali ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersamaan.
Kegiatan “Gotong Royong” menjadi contoh sinergi yang hidup antara aparat dan warga. Diharapkan semangat seperti ini terus tumbuh di wilayah yang berkonflik, memperkuat persatuan bangsa sekaligus menjaga lingkungan agar tetap bersih, aman, dan nyaman bagi semua.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Fatur Rahman, menyampaikan apresiasinya atas kondusivitas kota pasca rangkaian langkah penanganan yang dilakukan aparat keamanan.
Ia mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar, Kapolrestabes Makassar, serta personel Brimob Polda Sulsel yang telah bergerak cepat merespons situasi beberapa hari terakhir.
“Alhamdulillah, setelah langkah-langkah yang diambil Kapolda, Wali Kota, Kapolrestabes dan Brimob, kita bisa melihat kondisi Kota Makassar kembali membaik. Ini bentuk kolaborasi yang sangat positif,” ujarnya.
Fatur juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang mulai menunjukkan perubahan dan turut menjaga ketenangan di lingkungan masing-masing.
“Terima kasih kepada seluruh aparat yang selalu bersama kita, dan juga kepada warga yang mulai berubah, bersama-sama menciptakan suasana aman. Hari ini semua kembali tenang, dan semoga bisa seterusnya,” katanya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga keamanan dan memperkuat kerja sama demi kemajuan Kota Makassar.
“Mari kita bangun Kota Makassar yang aman dan damai. Dengan kolaborasi, ekonomi pasti berjalan dengan baik,” tutupnya.






