Makassar – Ratusan pedagang dan keluarga pedagang Pasar Terong, Kecamatan Bontoala menggebrak kantor DPRD Kota Makassar. Mereka menolak kebijakan Pemkot terkait rencana pembongkaran lapak.
Pantauan baca online di lokasi, Kamis (03/7), ratusan massa itu tertahan di depan Gedung Dewan persis di underpass Tol Layang AP Pettarani, pukul 09.00 WITA.
Beragam spanduk dan penolakan ditampilkan untuk menunjukkan keresahan mereka, sebuah banner panjang bertuliskan menolak pembongkaran dan relokasi.
Dengan menggunakan mobil komando dan simbol massa yang hadir pita terikat di lengan, jenderal aksi meneriakkan yel yel kekecewaan. Sementara polisi tampak hadir menjaga ketertiban.
“Kita adalah massa aksi yang terkonsolidasi dan menjaga ketertiban, mohon kendaraan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Intinya kami kecewa, kami kecewa,” sorak Jenderal Lapangan dari atas mobil komando.
“Tolak-tolak,” balas peserta aksi yang berada di sepanjang pagar DPRD membalas seruan Jenderal Aksi.
Setelah berdiskusi, perwakilan legislator Makassar menerima perwakilan massa aksi sebanyak 15 orang. Aksi tersebut kemudian bubar dengan tertib setelah diterima DPRD Kota Makassar.






