Danny Pomanto Pamer Transportasi Low Carbon ‘Metro Kapsul’ Kota Makassar

banner 300300

BACAONLINE.ID, MAKASSAR – Wali Kota (Walkot) Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menginisiasi hadirnya Transportasi Low Carbon di Kota Makassar.

Untuk itu, pihaknya melakukan kajian dan pemetaan demi keberlangsungan Metro Kapsul.

Dalam pemaparannya, Metro Kapsul adalah transportasi jenis kereta listrik yang memiliki panjang 9 meter per kapsul. Sarana transportasi ini disebut dapat mengangkut sekitar 50 orang per kapsul.

Walikota berlatar arsitek itu menyebutkan bahwa proyek ini adalah proyek kota jangka panjang yang akan segera dibuat di Kawasan Sudiang yang rutenya akan mencakup seluruh wilayah di Kota Makassar.

“Intinya ruang- rung yang belum hidup seperti Benteng Sumbo Opu, Stadion Barombong kemudian calon stadion utama kita yang akan dihubungkan semua dengan Metro Kapsul,” ujar Danny Pomanto saat memimpin rapat di Ruang Rapat Balaikota Lantai 2, Kamis (14/3).

Ia juga menerangkan bahwa Metro Kapsul nantinya tidak menggunakan monorel atau rel tunggal karena akan sukar saat mendapati jalur tikungan. Monorail juga tidak memungkinkan digunakan di Kota Makassar karena monorail ukurannya besar sedangkan jalan di Makassar ukurannya sekitar 2 meter saja.

“Metro kapsul seperti pete-pete sebenarnya. Tapi monorel tidak kayak pete-pete,” terangnya.

Danny juga menjelaskan ke awak media bahwa rute Metro Kapsul akan dimulai dari kawasan Stadion Barombong, Kecamatan Tamalate menuju Benteng Sumba Opu .

Lalu dari situs sejarah Benteng Sumba Opu keluar menuju Japparate (jembatan layang yang akan dibuat di Pantai Losari) lalu menuju pelabuhan.

“Dia masuk lewat pesisir nanti kita usulkan di sampingnya new port (MNP). Itu kita berharap nanti pindah di Lantebung, main stationnya. Di sini dia (Metro Kapsul) ketemu sama kereta api dari Parepare,” paparnya.

“Selanjutnya dia (Metro Kapsul) masuk ke sini , dia tembus ke Bugis Park,” pungkasnya.

Penggambar ikonik Garuda di Centre Point if Indonesia (CPI) ini berharap Kota Makassar semakin menjadi daerah wisatawan dengan tidak mengesampingkan lingkungan.

banner 500350

Tinggalkan Balasan