Singaraja – Tim tenis Universitas Negeri Makassar (UNM) menorehkan hasil membanggakan pada Kejuaraan Nasional Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) yang berlangsung di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, pada 11–14 Juni 2026.
Seluruh wakil UNM berhasil lolos dari babak penyisihan grup dan memastikan tempat di babak 16 besar, baik pada kategori Eksekutif maupun Ganda Putra Profesor.
Pertandingan berlangsung di sejumlah venue, yakni Lapangan Tenis Indoor Undiksha, Lapangan Tenis Jineng Dalem, dan Lapangan Tenis Bhuwana Patra, yang menjadi arena persaingan para profesor dan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada Kategori Eksekutif, pasangan Prof. Dr. Ir. M. Ichsan Ali dan Prof. Dr. Andi Ihsan tampil impresif dengan mengalahkan pasangan dari Universitas Sebelas Maret (UNS), sehingga berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Sementara itu, pada Kategori Ganda Putra Profesor, pasangan Prof. Dr. Hikmad Hakim dan Prof. Dr. Muhammad Rapi, serta pasangan Prof. Dr. Parwoto dan Prof. Iskandar, juga berhasil melewati fase grup dan melaju ke babak berikutnya setelah menunjukkan permainan yang konsisten sepanjang pertandingan.
Babak 16 besar dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026, dengan seluruh wakil UNM masih berpeluang melangkah lebih jauh dalam kejuaraan bergengsi tersebut.
Kejuaraan Nasional ATPI 2026 turut diikuti sejumlah tokoh nasional dan pimpinan perguruan tinggi. Salah satu peserta pada kategori Eksekutif adalah Prof. Dr. (HC) Drs. H.A.M. Nurdin Halid, Ketua Umum PP PELTI, yang berpasangan dengan Prof. Dr. I Wayan Artanayasa, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kehadiran mereka semakin menambah semarak dan gengsi kompetisi yang menjadi ajang silaturahmi nasional para profesor dan pimpinan perguruan tinggi.
Manajer tim UNM, Miftah Fauzan, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan yang ditunjukkan seluruh anggota tim selama kejuaraan berlangsung.
“Keberhasilan seluruh wakil UNM menembus babak 16 besar menjadi kebanggaan tersendiri. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memperkuat jejaring akademik nasional serta mendorong budaya hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.
Prestasi tersebut tidak terlepas dari pendampingan Dr. Hasbunallah selaku pelatih yang terus mendampingi dan memberikan arahan kepada seluruh pasangan UNM selama mengikuti kejuaraan.
Dengan seluruh wakilnya berhasil melewati fase grup, UNM optimistis dapat melanjutkan tren positif dan meraih hasil terbaik pada Kejuaraan Nasional ATPI 2026.









