Makassar – Beredar hasil survei lembaga Script Survei Indonesia (SSI) untuk pemilihan kepala daerah Wali Kota Makassar 2024.
Dalam simulasi 14 nama, eks CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin (Appi) unggul elektabilitas dari Istri Walkot Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Indira Yusuf Ismail.
Berdasarkan selebaran foto yang diterima, elektabilitas Appi mencapai 25,20 persen, sementara Indira Yusuf Ismail terbilang cukup tinggi di angka 17,20 persen disusul Ketua DPD NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal 12,80 persen.
Dikonfirmasi terkait survei yang beredar, Rabu (26/6). Direktur SSI Yuhardin mengungkapkan pengambilan sampel dilakukan di 15 kecamatan se-Kota Makassar dengan metode wawancara terhadap 410 responden.
“Pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara populasi penduduk Kota Makassar berusia 17 tahun atau sudah menjadi pemilih,” ujar bos SSI Yuhardin kepada bacaonline, Rabu (26/6).
Adapun menurut Yuhardin, sampel untuk Pilwali Makassar menggunakan metode multistage random sampling sekitar medio bulan Mei 2024.
“Penarikan sampel 20 – 27 Mei 2024 lalu,” terangnya.
Selanjutnya, nama-nama lain seperti Rahman Pina legislator DPRD Sulsel terpilih terpotret menempati urutan keempat dengan elektabilitas 8,00 persen.
Disusul Rusdin Abdullah 4,40 persen, Irwan Adnan 4,40 persen, Abdul Rahman Bando 4,00 persen, Nurhaldin NH 3,20 persen.
Selebihnya, di angka elektablitas di bawah dari 3,00 persen seperti dr Fadli Ananda, dr Udin Malik, Muh Amri Arsyad, Najamuddin, Andi Seto dan politikus PKS Sri Rahmi.
Tentang Script Survey Indonesia (SSI)
Script Survey Indonesia (SSI) merupakan lembaga penelitian. SSI dari laman ssi.web.id melakukan kerja-kerja survei pemenangan dan pemetaan.
Terbaru, Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) merilis 62 lembaga survei terdaftar sebagai anggota Tahun 2023-2024.
SSI bergabung di Persepi dengan banyak lembaga survei terkenal di Indonesia, seperti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Populi Center, Saiful Mujani Research and Counsulting (SMRC), Indikator Politik Indonesia, Celebes Research Center (CRC), Poltracking Indonesia hingga Indonesia Politics Resesrch Counsulting (IPRC).









