Makassar – Pengamat Politik dan Pertahanan Dr Arqam Azikin memiliki keraguan Indira Yusuf Ismail istri dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto maju sebagai Wali Kota Makassar (Cawalkot) 27 November mendatang.
Hal itu diungkapkan pengamat berlatar doktor yang malang melintang sebagai pengamat politik Sulsel ini saat jadi pembicara di Diskusi Pilkada 2024 Lapak Kopi Abangda Hertasning, Jumat (28/6).
“Rasa-rasanya saya meragukan Indira Yusuf Ismail bakal maju sebagai kosong satu (Cawalkot),” kata Dr Arqam.
Ihwal keraguan Dr Arqam, sebab Pilkada dilaksanakan secara serentak, termasuk Pilgub, yang kabarnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga maju sebagai Cagub.
“Cost (biaya) besar bos, membiaya Pilkada, jika Danny Pomanto ikut bertarung. Keyakinan saya, Indira mentok menjadi kosong dua atau wakil,” terangnya.
Kegiatan Diskusi Pilkada 2024 diselenggarakan Komunitas Jurnalis Politik Kota Makassar.
Selain Dr Arqam Azikin, peneliti Smart Power Institute Andi Hasri dan kegiatan dimoderatori host podcast politik rakyat by rakyat news Sabri.
Peneliti SPI Andi Hasri mengungkapkan, lembaganya baru saja merilis hasil survei internal untuk PKS dan menempatkan beberapa figur masuk 5 besar sektor popularitas dan elektabilitas.
Untuk popularitas, ketua DPD Partai Golkar Munafri ‘Appi’ Arifuddin menempati urutan pertama dengan tingkat keterkenalan 91,5 persen.
Disusul Indira Istri Walkot Danny 66,5 persen, Rusdin Abdullah 63,0 persen, Aliyah Mustika Ilham 59,8 persen dan Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menempati urutan kelima dengan skor 55,2 persen.
Sementara, untuk elektabilitas, Appi menempati urutan pertama dengan 36,5 persen, kemudian urutan kedua ditempati Indira Yusuf Ismail 9,8 persen, Rusdin Abdullah 7,3 persen, Rudianto Lallo 5,3 persen dan terakhir Aliyah Mustika Ilham menempati urutan kelima dengan terpotret survei 4,3 persen.
“Penarikan sampel dilakukan merata di 15 kecamatan se-Kota Makassar menggunakan metode random,” ujar Andi Hasri.








