Momen Dies Natalis ke-37, Politani Pangkep Teken MoU dengan Nobel Indonesia

banner 300300

Pangkep – Momen Dies Natalis ke-37 di Politeknik Pertanian Negeri (Politani Pangkep), diwarnai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, pada Kamis (11/9).

Kolaborasi kedua pihak jadi peringatan penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

banner 500350

Penandatanganan dilakukan secara seremonial oleh Wakil Rektor II Bidang Internationalization, Innovation, and Partnership ITB Nobel Indonesia, Dr. H. Muhammad Hidayat dan Rektor Politani Pangkep, Prof. Dr. Mauli Kasmi.

Dr. H. Muhammad Hidayat dalam kesempatan tersebut mengatakan, kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada tingkat institusi, namun langsung dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Program Studi Akuntansi dan Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) ITB Nobel Indonesia.

“Langkah strategis ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana MoU dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak hanya menjadi dokumen formalitas, tetapi juga melahirkan program-program implementatif,” kata Hidayat, di Jalan Poros Makassar-Parepare, Kec.Mandalle, Pangkep, Sulsel.

Dengan begitu, ia berharap agar MoU ini tidak berhenti pada seremonial penandatanganan semata, melainkan segera diimplementasikan melalui berbagai kegiatan kolaborasi, seperti joint research, program magang industri, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri.

“Kami ingin memastikan bahwa kerja sama ini membawa dampak nyata bagi institusi, dosen, mahasiswa, dan pada akhirnya masyarakat luas,” ujarnya.

Di sisi lain, Rektor Politani Pangkep, Prof. Dr. Mauli Kasmi berujar, kedua institusi memberikan dukungan penuh atas kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendorong kualitas pendidikan dan menciptakan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan global.

Kerja sama ini, kata dia diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi, meningkatkan kualitas penelitian terapan, dan memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan dunia usaha dan industri.

“Dengan demikian, hasil dari kolaborasi ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan institusi masing-masing, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan daya saing sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi di tingkat regional maupun nasional,” sambungnya.

Melalui penandatanganan MoU dan MoA ini, ITB Nobel Indonesia dan Politani Pangkep berkomitmen untuk segera menyusun roadmap implementasi agar program kerja sama dapat dimulai dalam waktu dekat.

Kedua belah pihak optimistis bahwa kerja sama ini akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk mengedepankan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.

Diketahui, dalam prosesi penandatangan nota kesepahaman tersebut, turut disaksikan secara langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB Nobel Indonesia, Dr. Abdullah, Dekan I Fakultas Teknologi Industri, Dr. Ir. Agunawan, Wakil Dekan II Fakultas Teknologi Industri, dan Dr Yuswari Nur selaku Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

banner 500350

Tinggalkan Balasan