Makassar – Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berbasis bukti ilmiah.
Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin mengusulkan pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan.
Sebagai bagian dari proses tersebut, Fakultas Keperawatan Unhas menerima kunjungan tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAMPTKes) dalam rangka visitasi usulan pembukaan program studi, Sabtu (13/6), di Kampus Unhas.
Visitasi ini merupakan tahapan penting dalam asesmen lapangan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi dokumen usulan, sekaligus menilai kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Unhas menargetkan lahirnya lulusan bidan yang tidak hanya unggul dalam praktik klinis, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi di bidang kesehatan ibu dan anak.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Ruslin, menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Kebidanan merupakan bagian dari komitmen Unhas dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja terhadap tenaga kesehatan yang profesional.
“Kami berharap program studi ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi menjadi penggerak riset dan inovasi, serta tidak hanya menjadi teaching university, melainkan berkembang menjadi research university yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan masyarakat,” jelas Prof Ruslin.
Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Prof. Dr. Elly Lilianty Sjattar, menyampaikan, visitasi ini menjadi momentum penting untuk memperoleh masukan dan rekomendasi dalam pengembangan program studi yang diusulkan.
FKep Unhas terus memperkuat berbagai aspek pendukung, mulai dari kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga sistem penjaminan mutu untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan kebidanan yang unggul.
“Visitasi ini menjadi momentum memperoleh arahan dan rekomendasi asesor untuk meningkatkan mutu Program Studi Kebidanan dan Profesi Bidan Unhas demi pengembangan pendidikan kebidanan yang lebih baik,” jelas Prof Elly.
Tim asesor LAMPTKes yang melakukan visitasi terdiri atas Bdn. Emi Sutrisminah dan Dr. Yuseva Sariati. Keduanya melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta sistem penjaminan mutu.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan Unhas dan Fakultas Keperawatan, antara lain Ketua LPMPP Unhas Prof. Dr. Ir. Musrizal Muin, Kepala Divisi Pengelola Akreditasi Unhas Prof. Dr. Kasbawati, para wakil dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta para pemangku kepentingan terkait.
Melalui pelaksanaan visitasi ini, Fakultas Keperawatan Unhas berharap usulan pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan dapat memperoleh hasil optimal dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi Unhas terhadap pengembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kebidanan.








