Cetak Generasi Unggul Berakhlak Modern dari Ranu Harapan Islamic School Makassar

banner 300300

SEKOLAH islami selalu diidentikkan sebagai sesuatu hal yang berbeda. Maklum, kebanyakan sekolah di Indonesia secara umum, di Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya adalah sekolah reguler.

Berbeda dengan Ranu Harapan Islamic School (RHIS) Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

banner 500350

Dengan metode perpaduan sekolah umum dan sekolah agama, RHIS justru maju secara teknologi dan dibekali pendidikan akhlak bagi anak.

Sistem komputerisasi, mengharuskan anak mempelajari bahasa Inggris, pelajaran agama adalah bekal yang diharapkan setiap orang tua siswa sebagai bekal ilmu adab.

“Ranu Harapan Islamic School (RHIS), proses belajar-mengajar dirancang terpadu antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan dalam satu sistem yang seimbang dan terstruktur,” ujar Dirgahayu Lestari Kepala Sekolah tingkat dasar di RHIS Makassar, Senin (22/12) siang.

RHIS menerapkan full day school, sehingga waktu belajar siswa cukup untuk penguatan akademik, karakter dan membangun pondasi spiritual secara perlahan.

Kurikulum disusun secara mandiri dan holistik, mengintegrasikan; Tahfidz Al-Qur’an (Tuntas Tahfidz) sebagai program unggulan
Penalaran & Matematika untuk membangun logika dan daya pikir kuat, Bahasa Inggris & Arab untuk membentuk kemampuan komunikasi global dan keislaman.

“Pembelajaran dilakukan dengan metode interaktif dan terstruktur, sehingga siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami dan mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

Gedung sekolah RHIS berdiri kokoh di Jalan Meranti Nomor 222, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang.

Senin (22/12) petang, suasana sudah tampak lengang. “Siswa/siswi sudah pulang, karena jadwal begitu pak,” kata salah seorang yang menjaga tempat tersebut.

Jenjang pendidikan dari tingkat elementary school (SD) hingga Senior High School (SMA) dihadirkan karena keinginan Orang Tua Anak (OTA) setelah melihat progres pendidikan dan akhlak anak hingga keterampilan teknologi informasi, komputerisasi yang berimplikasi terhadap kefasihan berbahasa Inggris.

Penulis sempat membaca brosur RHIS Makassar, memang RHIS adalah lembaga pendidikan agama dan sekolah umum modern yang berkonsentrasi melahirkan Hafidz yang belajar Tahfidz dan ilmu umumnya cuma sampai sore hari.

Prestasi Nonakademik

Syarifah Atikah Salsabila baru saja mencetak prestasi membanggakan dengan merebut Medali Perak di ajang Nasional PON Aceh-Sumut XXI 2024.

Dia adalah salah satu siswi RHIS Makassar. Selain mengharumkan RHIS Makassar dia tentu mengharumkan nama Sulawesi Selatan.

Cabornya pun, bukan sembarangan, melainkan Fins Swim 3.000 M kelas putri. Atika, finish di nomor urut kedua dengan mencatatkan poin waktu 36:40,80. Bersaing cukup ketat dengan nomor urut satu Ni Made Nadya asal Provinsi Bali dengan poin waktu 36:39,25 kala itu.

Cetak Generasi Unggul Berakhlak Modern dari Ranu Harapan Islamic School Makassar
Atlet Cabor Renang Fins Swimming asal Sulsel peraih Medali Perak di PON XXI Aceh-Sumut Syarifah Atikah Syalsabila merupakan siswi RHIS School. (foto/ist)
banner 500350

Tinggalkan Balasan