DPRD Makassar-Disbud Perkuat Pengawasan Program Kebudayaan

banner 300300

Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, dr. Yulius Patandianan menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan XII Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Jumat (09/10).

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 16, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

​Acara ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah, khususnya di sektor kebudayaan. Selain itu, kegiatan ini ditujukan mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

​Hadir sebagai narasumber pertama, dr. Yulius Patandianan menegaskan pentingnya fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

​Sementara itu, Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Achmad Fadlu Akbari, hadir sebagai narasumber kedua. Ia memaparkan aspek perencanaan dan pelaksanaan program kebudayaan, termasuk keselarasan program dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

​Dalam forum tersebut, pembahasan pengawasan mencakup empat bidang utama, seperti perencanaan, keuangan, program dan pelayanan publik.

​Keempat aspek ini menjadi instrumen penting untuk menilai efektivitas penyelenggaraan pemerintahan serta memastikan penggunaan sumber daya daerah memberikan manfaat nyata.

​Pada bidang keuangan, perhatian diarahkan pada pengelolaan APBD dan efektivitas penggunaan anggaran. Sedangkan pada bidang program, pembahasan mencakup kegiatan pelestarian budaya, penyelenggaraan festival, pembinaan seni, hingga pengelolaan cagar budaya.

​Perspektif lain disampaikan oleh narasumber ketiga dari kalangan akademisi, Gideon Banga. Ia menekankan pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan, dengan tetap menempatkan pelestarian kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

​Jalannya diskusi dipandu oleh moderator Abby Rattealo agar pembahasan berlangsung terstruktur dan memberikan ruang bagi peserta untuk memahami materi.

Menjelang akhir acara, panitia memberikan kesempatan kepada dua orang peserta untuk menyampaikan pertanyaan dalam sesi dialog interaktif.

​Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui pengawasan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara DPRD, perangkat daerah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bertanggung jawab serta menjaga warisan budaya Kota Makassar secara berkelanjutan.

banner 500350

Tinggalkan Balasan