BNPB RI: 1.943 Rumah Terdampak Banjir Bandang dan Longsor Sulsel, Ratusan Rusak Berat

banner 300300

BACAONLINE.ID, MAKASSAR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia melaporkan data dampak bencana banjir dan longsor di enam daerah Sulawesi Selatan sebanyak 2.052 Kepala Keluarga (KK).

Dan tercatat adanya 115 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman dan terjangkau.

“Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Sabtu (4/5) pukul 09.00 WIB, 2.052 KK terdampak dan 115 jiwa mengungsi di beberapa masjid dan rumah kerabat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Sabtu (4/5).

Adapun daerah yang terdampak itu, yakni Kecamatan Suli, Kecamatan Latimojong, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Ponrang Selatan, Kecamatan Ponrang, Kecamatan Bupon, Kecamatan Larompong.

Selanjutnya, daerah terdampak lain ada di Kecamatan Larompong Selatan, Kecamatan Bajo, Kecamatan Bajo Barat, Kecamatan Kamanre, Kecamatan Belopa dan Kecamatan Belopa Utara. Dia menyebut ketinggian muka air terpantau 1-3 meter.

Abdul Muhari menyampaikan kerugian materil menurut data kaji cepat sebanyak 1.943 unit rumah terdampak, 109 unit rumah rusak berat, 42 unit rumah hanyut, empat titik ruas jalan terdampak, satu unit jembatan terdampak, 14 unit kendaraan roda dua dan empat terdampak, serta lahan persawahan dan perkebunan warga terdampak.

“BPBD Kabupaten Luwu, BPBD Provinsi Sulawesi Selatan dan tim gabungan hingga saat ini masih melakukan pendataan di lapangan, evakuasi warga terdampak, penyaluran logistik untuk pengungsi serta relawan dan terus me-monitoring dampak banjir ini ke aparat kecamatan, kelurahan serta desa setempat guna melihat dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi dengan kondisi air yang berangsur mulai surut,” kata Abdul.

banner 500350

Tinggalkan Balasan