Makassar – Tim Pemenangan Andi Seto-Rezki Lutfi merespons survei yang marak beredar jelang pencoblosan Pilkada Makassar 27 November mendatang.
Hal itu diungkapkan setelah lembaga survei Insert Institute merilis temuan lapangannya menempatkan paslon nomor urut 1 di puncak survei dengan 39.2 persen, disusul paslon nomor urut 2, kemudian nomor urut 3 dengan angka 17.7 persen dan terakhir paslon nomor 4 dengan angka survei 4 persen.
Adapun warga memilih untuk tidak menjawab atau undecided voters sebanyak 8.6 persen. Sampel diambil tanggal 19-26 Oktober 2024 dilakukan kepada warga Kota Makassar berusia 17 tahun, sudah memiliki hak pilih dan bukan kepada anggota TNI-Polri.
“Terkait survei yang dirilis alhamdulillah kami melihat dari semua lembaga survei menunjukkan tren positif untuk tim sehati dan ini merupakan sesuatu hasil yang luar biasa (jelang pencoblosan),” ujar Mustagfir Sabry Moses kepada wartawan, Senin 04/11) dalam keterangan resminya.
Timses Sehati menegaskan mereka memiliki lembaga survei nasional yang mereka pakai untuk mengukur kinerja Timses di lapangan. Survei itu kemudian menjadi paramater kubu sehati untuk menggenjot kerja-kerja tim.
Adapun hasil dari survei yang tidak dirilis tersebut berbeda dengan survei Insert Institute. Bahkan selisih dengan Paslon yang unggul sangat tipis.
“Menurut lembaga survei nasional yang rutin mengukur kinerja tim Andi Seto-Rezki (Sehati) hasilnya tidak lebar seperti yang dirilis kemarin. Namun tidak dirilis karena bagian dari dapur dan strategi untuk bagaimana memenangkan pertarungan,” pungkasnya.
Konferensi pers kubu Sehati dibuka Dewan Pakar Tim Sehati Muhammad Surya yang juga merupakan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan dihadiri Maqbul Halim.









