Makassar – Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menyatakan bahwa program pusat Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah Sulawesi Selatan, khususnya penyediaan makanan gratis bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), masih dalam tahap persiapan dan menunggu waktu pelaksanaan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, saat dikonfirmasi oleh awak media pada Sabtu (25/1) lalu.
“Program MBG ini menjadi prioritas pemerintah, dan semua pihak bergerak mendukungnya. Saat ini, Badan Gizi Nasional yang memimpin pelaksanaannya, kami di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga sedang mempersiapkan langkah-langkah melalui Dinas Pendidikan Provinsi, yang nantinya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan kabupaten dan kota,” ungkap Iqbal.
Menurut Iqbal, mekanisme pelaksanaan program ini akan mengikuti petunjuk yang sudah diatur dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Segala mekanisme akan disesuaikan dengan petunjuk pengelolaan keuangan daerah berdasarkan aturan yang tertuang dalam Permendagri,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, yang lebih akrab disapa Cicu, mengungkapkan, anggaran untuk program MBG sudah dipastikan ada dalam APBD 2025. Namun, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) masih dalam tahap perencanaan dan baru akan dimasukkan pada 2025, mengingat instruksi dari pemerintah pusat baru diterima.
“Program MBG atau Makan Bergizi Gratis sudah ada di APBD 2025. Sedangkan PKG, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, baru akan dimasukkan di 2025 karena instruksinya baru kami terima dari pusat. Kami masih menunggu petunjuk teknis untuk pelaksanaannya,” jelas Andi Rachmatika Dewi.
Pemerintah berharap, melalui program-program ini, kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi di Sulawesi Selatan dapat meningkat secara signifikan.









