Pinrang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dengan tematik Inovasi Desa melaksanakan program kerja pembuatan tempat sampah organik dan nonorganik untuk Perpustakaan Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Program ini bertujuan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perpustakaan yang bersih, rapi, dan nyaman bagi pengunjung.
Kegiatan dilakukan dengan menyediakan dua jenis tempat sampah yang dibedakan berdasarkan jenis sampah, yaitu sampah organik dan non-organik.
Tempat sampah organik diperuntukkan bagi sampah yang mudah terurai, seperti sisa makanan dan daun, sedangkan tempat sampah non-organik digunakan untuk sampah seperti plastik, botol, dan kemasan.
Pembuatan dan penempatan tempat sampah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran pengunjung perpustakaan dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Selain itu, fasilitas tersebut dapat menjadi sarana edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan pengelolaan sampah berdasarkan jenisnya.
Sebagai luaran program, tempat sampah organik dan nonorganik diserahkan dan ditempatkan di Perpustakaan Desa Lotang Salo pada Selasa, 21 Juli 2026.
Fasilitas tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh pengelola perpustakaan dan pengunjung sebagai sarana pendukung kebersihan serta pemilahan sampah di lingkungan perpustakaan.
“Melalui program ini, kami berharap tersedianya tempat sampah organik dan non-organik dapat membantu menjaga kebersihan perpustakaan sekaligus membiasakan pengunjung untuk memilah sampah sesuai jenisnya,” ujar Murfiatuzahidah, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin.
Perpustakaan Desa Lotang Salo merupakan salah satu fasilitas yang dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat membaca dan memperoleh informasi.
Melalui tematik KKN-T Inovasi Desa, program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Unhas dalam mendukung penyediaan fasilitas sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan di tingkat desa.








