Makassar – Hal tersebut terungkap pada saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menerima audiensi Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Makassar, di Kantor KPU Kota Makassar, Rabu (08/7).
Pertemuan tersebut, menjadi momentum bagi kedua lembaga, untuk membangun sinergi dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu yang inklusif, berkeadilan dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Ketua PPDI Kota Makassar, Agus Wala, didampingi Sekretaris PPDI Kota Makassar, Noldus Pandin, yang hadir dalam pertemuan tersebut, diterima langsung oleh Anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, didampingi Kasubag Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rachmat Rachim, beserta sejumlah staf Divisi Parmas dan SDM KPU Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis, terkait pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas, peningkatan partisipasi politik penyandang disabilitas, serta pentingnya membangun perspektif masyarakat yang lebih inklusif, terhadap penyandang disabilitas dalam kehidupan demokrasi.
Sekretaris PPDI Kota Makassar, Noldus Pandin, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dengan KPU Kota Makassar, khususnya dalam mendorong penyelenggaraan kepemiluan yang ramah difabel.
“Kehadiran kami di sini, selain untuk bersilaturahmi dengan KPU, juga bertujuan untuk membangun kesepahaman dengan KPU Kota Makassar, khususnya mengenai tata kelola kepemiluan yang ramah difabel.
Selain memperkenalkan organisasi, kami juga berharap dapat membangun kolaborasi dan sinergi dalam penguatan kapasitas organisasi, pembinaan politik kebangsaan, serta meningkatkan pemahaman kepemiluan bagi penyandang disabilitas, menuju Kota Makassar yang semakin inklusif,” ujar Noldus.
Sementara itu, anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, menyambut baik audiensi tersebut dan siap membangun sinergi dan kolaborasi bersama PPDI Kota Makassar, khususnya dalam mendorong peningkatan partisipasi politik penyandang disabilitas.
“Terima kasih atas kehadiran teman-teman di sini. Kami di KPU Kota Makassar, selalu siap bersinergi dan berkolaborasi bersama dengan teman-teman PPDI Kota Makassar, apalagi dalam hal peningkatan partisipasi politik teman-teman penyandang disabilitas”, ujar ketua divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Makassar ini.
Menurut Abdi Goncing, KPU Kota Makassar terus berkomitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang inklusif, melalui penyediaan layanan yang mudah diakses oleh seluruh pemilih, tanpa terkecuali.
KPU Kota Makassar juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat, termasuk organisasi penyandang disabilitas, dalam pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih.
“Partisipasi seluruh warga negara dalam pemilu, merupakan hak konstitusional yang harus dijamin. Karena itu, KPU Kota Makassar terus berkomitmen dan berupaya menghadirkan layanan kepemiluan yang aksesibel dan inklusif. Sinergi dan kolaborasi dengan teman-teman PPDI Kota Makassar, menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan pemilih serta meningkatkan kualitas partisipasi politik, termasuk bagi teman-teman penyandang disabilitas”, jelas Abdi, sapaan akrab komisioner KPU Kota Makassar ini.
Dalam pertemuan ini, KPU Kota Makassar dan PPDI Kota Makassar, sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam pelaksanaan program pendidikan pemilih yang inklusif, peningkatan aksesibilitas informasi kepemiluan, serta penguatan partisipasi penyandang disabilitas pada setiap tahapan pemilu. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya demokrasi yang lebih partisipatif, inklusif, setara dan berdaya di Kota Makassar.









