Makassar – Hari ini menjadi catatan dalam sejarah sebagai momen pelantikan serentak kepala daerah di Indonesia. Bertempat di Lapangan Monas, prosesi sakral ini melantik 961 kepala daerah, yang terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.
Persiapan pelantikan dilakukan secara matang dengan menggelar gladi kotor dan gladi bersih yang diikuti oleh seluruh kepala daerah terpilih.
Acara dimulai dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) dan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmen) mengenai pengangkatan para pejabat daerah.
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Dalam prosesi tersebut, Prabowo terlebih dahulu meminta kesediaan para kepala daerah untuk mengucap sumpah sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
Menanggapi itu, Jupriadi Deng Joe, seorang tokoh pemuda, turut menyampaikan selamat kepada para pemimpin yang dilantik, khususnya di Sulawesi Selatan.
“Selamat mengemban amanah dari masyarakat Sulawesi Selatan. Jangan lupakan janji kampanye. Pemimpin tidak akan menang tanpa dukungan suara rakyat. Jangan sampai setelah terpilih justru sulit ditemui,” ungkap Deng Joe kepada baca online, Kamis (20/02).
Deng Joe juga berharap agar Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang baru tidak lagi melakukan pemecatan tenaga honorer.
Ia menceritakan pengalamannya yang telah mengabdi 17 tahun di SMA Negeri 10 Makassar, namun tidak mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).
Pelantikan kepala daerah secara serentak ini diharapkan menjadi titik awal untuk mewujudkan janji-janji kampanye dan membawa perubahan positif bagi masyarakat di seluruh Indonesia.








