Gowa – Gerakan Untuk Generasi Indonesia Berdaya (Gurinda) makin gencar memperkuat barisan.
Gurinda menjadi wadah pemuda ini menggelar konsolidasi di Kabupaten Gowa guna menyatukan gagasan dan menggembleng potensi aktivis lintas organisasi.
Pertemuan tersebut dimotori oleh Multazam Ahmad Tawalla dengan mengusung jargon utama “Gugat, Gagas, Gerakkan”. Prinsip ini menjadi fondasi bagi para pemuda untuk berani mengkritisi persoalan, merumuskan solusi konkret, dan mengeksekusinya dalam aksi nyata.
”Gurinda ingin menjadi ruang yang mempertemukan idealisme aktivis dengan profesionalitas. Aktivis tidak hanya dituntut mampu menggagas perubahan, tetapi juga memiliki kompetensi untuk mengambil peran di berbagai sektor,” bunyi pernyataan resmi dalam forum tersebut.
Lewat konsolidasi ini, Gurinda tidak hanya fokus pada pergerakan sosial-politik, tetapi juga mendorong para aktivis untuk menyalurkan bakat dan keahlian di bidang profesional.
Langkah ini diambil agar dampak gerakan kepemudaan bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Agenda di Gowa sekaligus menjadi titik awal Gurinda untuk memperluas jejaring, memetakan potensi anak muda, dan membangun kolaborasi lintas sektor demi melahirkan generasi yang kritis, responsif, dan kompeten.








