FKUB Riau: Kerukunan Harga Mati, Toleransi dan Sinergi Harus Selalu Kokoh

banner 300300

Riau – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau menggelar kegiatan kebersamaan lintas agama yang diikuti oleh enam perwakilan agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu, Jum’at (31/10).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat “Kerukunan Harga Mati” yang dipegang teguh FKUB Riau dalam memperkokoh persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

banner 500350

Acara yang berlangsung penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, dan Ketua FKUB Provinsi Riau, KH. Abdul Rahman.

Turut hadir pula Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin Yafid yang memberikan dukungan terhadap upaya memperkuat harmoni antarumat beragama di daerah.

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Riau, KH. Abdul Rahman, menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting bagi terciptanya masyarakat yang damai dan sejahtera.

Dengan adanya pertemuan seperti ini, diharapkan dapat memperkuat hubungan antarumat beragama dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dan saling menghormati.

FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) memiliki peran penting dalam mempromosikan kerukunan dan harmoni antarumat beragama. Dengan kehadiran pejabat tinggi seperti Staf Khusus Menteri Agama RI dan Ketua FKUB Pusat, acara ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung kerukunan umat beragama.

Suasana penuh toleransi tampak dalam dialog lintas agama yang berlangsung hangat. Salah satu perwakilan dari umat Buddha menyampaikan rasa syukurnya atas toleransi yang kuat di Pekanbaru.

“Tingkat toleransi di Pekanbaru sangat tinggi, dan kenyataannya memang sangat baik. Kami bisa beraktivitas dengan aman dan saling menghormati,” ungkapnya.

Kehadiran tokoh-tokoh lintas agama dalam kegiatan ini juga menunjukkan bahwa harmoni dapat dicapai melalui dialog terbuka, kerja sama, dan rasa saling menghargai.

Staf Khusus Menteri Agama, Dr. Bunyamin Yafid, menyampaikan bahwa FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga jalinan persaudaraan di tengah keberagaman bangsa.

Senada dengan itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, dalam pesannya menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan perdamaian dunia.

“Indonesia sudah saatnya menjadi faktor penting dalam menciptakan kedamaian dunia. Kita memiliki pengalaman panjang dalam mengelola keberagaman, dan itu menjadi modal besar untuk berkontribusi di tingkat internasional,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, FKUB Riau berharap nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipelihara.

Riau diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun harmoni antarumat beragama, sesuai dengan semangat “Kerukunan Harga Mati” yang menjadi prinsip utama FKUB Provinsi Riau. (*)

banner 500350

Tinggalkan Balasan