Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (22/7) malam lalu. Api dengan cepat melahap tiga unit rumah warga di kawasan padat penduduk itu, menyebabkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Kebakaran ini tidak menelan korban jiwa, kendati demikian membuat efek shock yang berarti bagi warga.
Dinas Sosial melalui Bidang Penanganan Bencana segera turun tangan menyalurkan bantuan logistik kepada para korban.
adapun bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar seperti bahan makanan, perlengkapan tidur, pakaian, serta perlengkapan dapur. Penyaluran bantuan dilaksanakan langsung di lokasi pengungsian sementara.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim untuk merespons cepat setiap laporan bencana yang masuk, termasuk peristiwa kebakaran.
“Begitu mendapat informasi, tim kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan tanggap darurat. Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi dan membantu warga yang tertimpa musibah,” ujar Andi Bukti Djufrie.
Salah seorang warga mengungkapkan terima kasihnya kepada pemerintah, mereka menilai Pemda tetap hadir meski skalanya kecil.
“Kami sangat mengapresiasi respons dari Dinsos. Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh kami yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, proses pendataan terhadap jumlah kepala keluarga terdampak serta kebutuhan lanjutan masih terus dilakukan oleh pemerintah setempat.
Diharapkan, dengan kerja sama dan gotong royong, para korban kebakaran dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.








