Antri Panjang-BBM Solar Langka di SPBU hingga Saling Senggol Bikin Orang Adu Jotos

banner 300300

Makassar – Seorang oknum anggota polri diduga dari Polsek Labakkang memukul seorang warga berprofesi sebagai sopir truk enam roda di salah satu SPBU diduga karena pengaruh minuman keras. Sabtu, (01/11) pukul 19:29 WITA, lalu.

Kronologi kejadian bermula ketika korban berinisial H (45) dan pemuda mengendarai mobil bersenggolan hingga kaca spionnya rusak (pecah). Saat itu juga ia menelpon ayah dan oknum polisi tersebut untuk menolongnya memidiasi dengan sang sopir truk.

banner 500350

Tak lama kemudian, perdamaian antara sopir dan pria muda menyepakati ganti rugi 50 ribu yang telah disetujui antar kedua belah pihak yang bertikai karena sang sopir tak memiliki uang ganti rugi.

Tak lama setelah ditelepon, oknum polisi bernama Aiptu Heru datang bersama empat rekannya dalam kondisi mabuk langsung memukul sopir truk bahkan hingga mengancamnya dengan sebilah badik.

“Saya antri BBM (solar) di SPBU Labakkang terus senggol mobil di belakang dan spionnya pecah terus minta pertanggung jawaban,” akunya saat di wawancara.

H (45) menjelaskan ia, pria dan ayahnya sepakat ganti rugi itu. Tiba-tiba sekelompok pria yang di temani oknum polisi menghampiri korban dengan cara mendorong, menendang dan memukul wajahnya hingga robek dibagian keningnya (alis).

“Terus dia telpon bapaknya sama itu anggota, Na ini bapaknya 50 ribu na minta baru atur damai,” sebutnya.

“Saya didorong, ditendang terus dipukul (pelaku). Hampir juga temannya tikam saya saat itu cuman tidak jadi. Bahkan mobil saya diancam dibakar kalau petugas SPBU isi solat mobilku,” aku korban.

Berdasarkan informasi dari warga yang sedang ikut mengantri di lokasi kejadian bahwa pelaku merupakan anggota Polisi dari Polsek Labakkang.

Dari asil rekaman CCTV oknum polisi tersebut menggunakan kaos putih terlihat sedang mendorong memukul lalu menendang sopir truk kayu enam roda hingga terluka.

Berkat keterangan para saksi di lokasi akhirnya korban menemukan identitas pelaku setelah itu korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Pangkep.

Di hadapan petugas SPKT korban menyebutkan pelaku bernama Heru bersama empat rekannya telah melakukan pemukulan di kawajahnya.

Kapolsek Labakkang Iptu Adil Akbar yang dikonfirmasi tentang adanya anggota Polsek Labakkang bernama Aiptu Heru telah melakukan penganiayaan ke salah satu warga tak direspon melalui WhatsApp pribadinya.

Kejadian ini bermula saat kedua orang yang bertikai gara-gara bersenggolan di SPBU sedang mengantri BBM Solar karena sedang mengalami kelangkaan di beberapa SPBU di Provinsi Sulsel.

Hasil penelusuran, anggota Polisi itu sekarang berdinas di Polsek Labakkang berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Heru yang dikenal warga sekitar hobi menenggak minuman keras jenis Ballo.

banner 500350

Tinggalkan Balasan