Aksi Demonstrasi Tuntut Dirut RS Hikmah Mundur Imbas Pasien Meninggal Sepulang dari Rumah Sakit

banner 300300

Makassar – Unjuk rasa yang dilakukan aktivis Gerakan Mahasiswa Pemuda (GMP) Elang Timur Indonesia (ELIT) menuntut Direktur Utama RS Hikmah untuk mundur Jum’at (12/6) lalu.

Aksi yang dilakukan di titik Jalan Arief Rate tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar Direktur RS Hikmah dievaluasi dan mengundurkan diri menyusul munculnya dugaan kelalaian pelayanan yang menjadi sorotan setelah meninggalnya seorang pasien bernama Rianto.

banner 500350

Aksi berlangsung di halaman rumah sakit dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membawa spanduk dan menyampaikan orasi yang berisi tuntutan agar pihak terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan persoalan pelayanan kesehatan yang dikeluhkan keluarga pasien.

Koordinator aksi menyatakan bahwa tuntutan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial terhadap pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan yang menyangkut keselamatan masyarakat.

“Kami meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap manajemen rumah sakit dan pemeriksaan yang transparan terhadap seluruh proses penanganan pasien yang dipersoalkan keluarga,” ujar salah seorang peserta aksi.

Kasus yang menjadi latar belakang aksi ini mencuat setelah meninggalnya Rianto, yang sebelumnya menjalani perawatan di RS Hikmah Makassar beberapa waktu lalu

Keluarga almarhum menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses pelayanan medis yang diterima pasien selama menjalani perawatan.

Menurut keterangan keluarga, pasien dipindahkan dari ruang Intensive Care Unit (ICU) ke ruang rawat inap saat kondisinya disebut masih mengalami penurunan kesadaran dan masih membutuhkan bantuan oksigen.

Keluarga juga mempertanyakan keputusan pemulangan pasien serta prosedur pemberian obat yang disebut baru dilengkapi setelah mereka menyampaikan keberatan kepada pihak rumah sakit.

Berdasarkan rangkaian peristiwa tersebut, keluarga bersama kuasa hukumnya menduga terdapat kelalaian dalam pelayanan medis dan meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur dalam penanganan pasien.

GMP dan Elang Timur Indonesia mendesak agar dugaan tersebut ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang.

Mereka meminta perlu ada transparansi dan akuntabilitas agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Selain meminta evaluasi terhadap manajemen rumah sakit, massa juga menuntut adanya klarifikasi terbuka dari pihak RS Hikmah mengenai berbagai persoalan yang disampaikan keluarga almarhum.

Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian.

Hingga kegiatan berakhir, massa GMP ELIT menyatakan akan terus mengawal proses penanganan kasus tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak RS Hikmah terkait tuntutan massa maupun dugaan yang disampaikan keluarga pasien.

Redaksi berharap RS Hikmah Makassar memberikan klarifikasi dengan menghubungi email redaksi yang tersedia dalam kolom hak jawab sebagai bagian dari keberimbangan informasi dan cover both side.

banner 500350

Tinggalkan Balasan